JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga Kedokteran Gigi TNI Angkatan Laut (Ladokgi) R.E. Martadinata melaksanakan Upacara Peringatan HUT ke-50 sebagai Ulang Tahun Emas serta KASAL meresmikan Magister Kedokteran Gigi Militer bertempat di lapangan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Ladokgi R.E. Martadinata, Bendungan Hilir, Jakarta.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Marsetio, memimpin upacara HUT Ke-50 Ladokgi dengan melakukan pemeriksaan pasukan. Rumah Sakit TNI AL ini merupakan rujukan kesehatan gigi dan mulut TNI AL untuk wilayah barat Indonesia yang sudah terbentuk sejak 22 Oktober 1964 berdasarkan Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Laut No 5401.27.
Dalam Upacara kegiatan ini, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio, M.M selaku Inspektur upacara didampingi oleh Wakasal Laksdya TNI Didit Asnaf, Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) A. Faridz Washington, dan Kaladokgi Laksamana Pertama TNI drg. Bambang Haryoto, Sp. yang diikuti oleh 4 Kompi pasukan yang terdiri dari satu Kompi Perwira Pertama, satu Kompi Bintara Tamtama, satu Kompi Pegawai Negeri Sipil Angkatan Laut, satu Kompi Mahasiswa, serta satu Kompi GS Satuan musik TNI Angkatan Laut.
Dalam sambutannya, KASAL Laksamana TNI Dr. Marsetio, M.M. menerangkan bahwa, "Ladokgi R.E. Martadinata adalah pusat rujukan kesehatan gigi dan mulut bagi fasilitas kesehatan TNI/ TNI Angkatan Laut wilayah barat Indonesia yang sudah terbentuk sejak 22 Oktober 1964, pada tahun 1965 Ladokgi mengirim tenaga-tenaga kesehatannya ke luar negeri untuk mengikuti kursus lanjutan non gelar," jelas Kasal di RS Gigi dan Mulut R.E Martadinata, Bendungan Hilir, Jakarta Senin (27 /10).
Peresmian Magister Kedokteran Gigi Militer ini juga ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kasal, Kepala Ladokgi Laksamana Pertama Bambang Haryoto memberi kehormatan dengan menyematkan Pin Ikatan Peminatan Kedokteran Gigi Militer kepada Marsetio.
"Ladokgi memutuskan menuju 'Dental Industry' dan berhasil menciptakan bahan cetak aginal serta mempersembahkan dental unit TAVIP kepada Presiden RI Pertama di Istana Negara. Di tahun 1969 Ladokgi membuka klinik special bedah mulut, Ortodonti dan Periodonti, sampai dengan tahun 2013 Ladokgi berupaya untuk meningkatkan pelayanan dari klinik menjadi RSGM dengan tidak mengubah organisasi," jelas Marsetio.
Ladokgi mempunyai visi antara lain, Pusat rujukan TNI, Lembaga Pendidikan berkualitas, Pusat kajian ilmu kedokteran gigi militer, pusat rujukan TNI, keluarga dan masyarakat umum. Sedang Misi Ladokgi antara lain, Pelayanan kesehatan gigi mulut bagi anggota TNI maupun masyarakat umum, pendidikan dan pelatihan dokter gigi, paramedis gigi, serta tekniker gigi TNI, dan sebagai tempat penelitian dan pengembangan untuk kesehatan gigi dan mulut prajurit," ungkap Marsetio.
Menurut Kasubdispenum Dispenal Kolonel Laut (P) Suradi Agung Slamet, dalam HUT Ke-50 Ladokgi kali ini, Kepala Ladokgi menyerahkan buku 50 tahun Ladokgi serta melakukan Upacara HUT Ke-50 Ladokgi diikuti empat Kompi pasukan TNI Angkatan Laut.(bhc/bar) |