Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
HUT TNI AU ke-70, Ada 60 Pesawat TNI AU Akan Unjuk Kebolehan
2016-04-07 16:49:56
 

Ilustrasi. Pesawat Sukhoi Su 30 dan F-16 Fighting Falcon milik TNI AU yang akan beratraksi pada peringatan HUT TNI AU ke-70 sabtu nanti.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pesawat TNI AU dari berbagai jenis akan unjuk kebolehan dalam demo udara memperingati HUT TNI AU ke-70, yang akan dilaksanakan di Taxyway Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, (9/4) Sabtu lusa.

Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Agus Supriatna, mengatakan, "Pada demo udara yang terbuka untuk masyarakat itu pesawat-pesawat TNI AU, akan melaksanakan berbagai atraksi udara, seperti Flypass Composite Strike Pesawat Tempur, Flypass Simulasi Serangan Udara Langsung (SUL), Display Tim JAT, Bomb Burt, HighSpeed Past, serta penarikan banner," ujar Kasau. Dalam Siaran pers usai Geladi Bersih HUT TNI AU ke-70 di Halim Perdanakusuma, Kamis (7/4).

Kasau menjelaskan, pada Demo Composite Strike sebanyak 16 peswat tempur yang terdiri dari 4 pesawat Sukhoi Su-27/30, 4 pesawat F-16, 4 pesawat Hawk 100/200 dan 4 pesawat T-501, akan mendemontrasikan serangan udara strategis (OSUS). Selain itu empat pesawat T-501 juga akan mendemontrasikan serangan udara langsung (SUL).

Tidak kalah menariknya adalah Flypass oleh 16 pesawat latih Grob G-120 TP dengan membentuk angka "70" serta manuver cantik tim JAT yang diperankan oleh 6 pesawat KT-1 Woong Bee. Selain itu dua pesawat C-130 Hercules akan menerjunkan ratusan prajurit Paskhasau, "jelas Kasau.

Selain demo udara pada peringatan HUT TNI AU ke-70 lanjut Kasau, juga akan ditampilkan demo darat, berupa simulasi perang kota oleh prajurit Paskhas. Pada simulasi perang kota prajurit Paskhas akan memperagakan berbagai taktik, strategi, dan keterampilan pertempuran darat," ujarnya.

Lebih lanjut Kasau menjelaskan, dalam tema Peringatan hari jadi TNI AU ke-70 tahun 2016 ini adalah "Dilandasi Moralitas, Integritas, Profesionalitas dan Militansi, TNI AU Siap Mengamankan Wilayah Dirgantara dalam Rangka Penegakan Kedaulatan NKRI".

Tema tersebut mengisaratkan adanya komitmen yang kuat dari TNI AU dalam melaksanakan tugas sebagai penegak kedaulatan wilayah udara dan hukum dirgantara. Artinya, kata Kasau, disini untuk kedepan seluruh personil TNI AU baik prajurit maupun PNS, TNI AU itu harus memiliki karakter akhlak yang kuat, dengan karakter dan akhlak yang kuat InsyaAllah tidak akan terpengaruh dengan lingkungan atau apa saja. Sehingga mereka ini mempunyai sesuatu integritas dan profesionalitas," jelasnya.

Pada upacara ini, Pasukan yang akan terlibat sebanyak 1.820 orang, yang terdiri dari dua Brigade. Brigade Upacara I terdiri dari satu Batalyon Pamen gabungan, satu Batalyon Pama gabungan, satu Batalyon gabungan taruna AAU, Wara dan Pomau, satu Batalyon air crew. Brigade Upacara II terdiri dari satu Batalyon Paskhas, satu Batalyon Bintara dan Tamtama, satu Batalyon PNS dan kelompok Potdirga.

Dalam rangka HUT TNI AU yang ke-70 ini kita telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sebelumnya kita adakan, seperti kegiatan Bulan Kedirgantaraan, dengan beberapa olah raga dirgantara, melaksanakan donor darah, perlombaan lari. Selanjutnya insya Allah besok kita akan melaksanakan ziarah kubur, dimakam Pahlawan kali bata," ungkap Kasau.

Dalam gladi bersih tersebut, Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Agus Supriatna langsung meninjau pelaksanaan geladi tersebut.

Saat meninjau pelaksanaan geladi bersih itu, KSAU melihat sendiri dua penerjun dari Batalyon 461 Paskhas yang jatuh, gagal mendarat dan langsung dilarikan ke rumah sakit milik TNI AU.

Namun, 1 jam berselang, TNI AU dikabarkan berita duka bahwa dua penerjun, yakni Kopda Beni dan Pratu Supranoto akhirnya meninggal dunia, karena mengalami cedera parah karena gagal mendarat.

"KSAU merasa sedih dengan adanya insiden tersebut," kata Kadispenau, Marsekal Pertama Dwi Badarmanto.(bh/yun)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2