Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Google
Hadapi Apple dan Google, RIM Rombak Jajaran Pimpinan
Tuesday 24 Jan 2012 01:36:25
 

Kantor pusar RIM di Waterloo, Kanada (Foto: Ist)
 
WATERLOO (BeritaHUKUM.com) – Produsen BlackBerry Research In Motion (RIM) menyatakan bahwa dua petinggi perusahaan tersebut, yakni Mike Lazaridis dan Jim Balsillie mundur dalam perombakan managemen perusahaan.

Lazaridis yang dikenal mendirikan RIM pada 1984, akan menjabat sebagai wakil chairman. Sedangkan Balsillie masih akan duduk di kursi dewan direksi, tetapi tidak memegang peran operasional. Untuk posisi CEO diisi oleh Thorsten Heins yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer.

Ketika berbicara usai pengumuman RIM, Lazaridis mengatakan, dirinya menyadari ada hal-hal yang perlu diubah di perusahaan. "Ada waktunya dalam perjalanan semua perusahaan yang sukses, ketika para pendiri menyadari perlunya untuk menyerahkan estafet ke Pemimpin baru," katanya dalam jumpa pers di kantor pusat RIM di Waterloo, Kanada, Minggu (22/1) waktu setempat.

Thorsten Heins diketahui bergabung dengan RIM pada 2007, setelah sebelumnya bekerja di Siemens Communications. Dia mulai menjabat sebagai chief operating officer pada Agustus 2011. "Saya benar-benar senang. Menjadi CEO sangat fantastis dan luar biasa, dipercaya oleh Jim, Mike dan dewan direksi guna mengikuti jejak Mike dan Jim," tutur Heins.

BlackBerry sempat mengalami kemunduran besar selama beberapa bulan terakhir. Pelayanan BlackBerry sempat terganggu pada 2011 dan RIM juga kehilangan pangsa pasar telepon pintar yang direbut para saingannya seperti Apple dan Google.

Nilai pasar RIM turun drastis, karena sahamnya anjlok sampai 75% selama 11 bulan terakhir dan penjualan BlackBerry turun. Kalangan investor meminta RIM melakukan perubahan strategis di tengah kesulitan perusahaan dalam menghadapi persaingan dengan Apple dan Google.(bbc/sya)



 
   Berita Terkait > Google
 
  10 Cara Mengatasi Penyimpanan Gmail Penuh dengan Mudah dan Praktis
  Google Didenda 2,5 Triliun Rupiah Atas Dugaan Monopoli Pasar di Korea Selatan
  Pembaharuan Fungsi Google Maps Live View untuk Pengemudi
  Google Meet Hadir di Gmail, Ini Manfaatnya
  Google Sarankan Jangan Gunakan Browser Microsoft Edge
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2