Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Mogok Nasional
Hari Ini, Rangkaian Aksi Mogok Nasional Dimulai
Monday 28 Oct 2013 07:51:39
 

Ilustrasi, Demo Buruh(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Hari ini, 28 Oktober 2013, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, rangkaian aksi mogok nasional mulai dilakukan. Inilah hari yang sejak beberapa minggu lalu disebut oleh kaum buruh sebagai hari pertama mogok nasional.

Hari dimana mesin-mesin pabrik akan dimatikan, dan jutaan buruh berbondong-bondong keluar dari perusahaan untuk melumpuhkan sendi-sendi ekonomi, hingga puncaknya nanti tanggal 30 Oktober s.d 1 November 2013.

Dalam siaran pers-nya, Konsolidasi Nasional Gerakan Buruh (KNGB) menyampaikan bahwa aksi pra kondisi mogok kerja ini akan dilakukan di Jakarta, Bandung, Karawang, dan daerah-daerah lain. Di Jakarta, aksi akan diikuti 5-10 ribu buruh di kawasan industri Pulo Gadung dan KBN Cakung. Disana, mereka akan melakukan mimbar bebas.

Sementara itu, buruh se-Bandung Raya (Kota Cimahi, Kab Bandung, Kab Bandung Barat, Kota Bandung) juga akan melakukan aksi di kantor Walikota Cimahi dan Bupati Bandung Barat. Dalam Aksi ini, tak kurang 50 ribu buruh akan ikut berpartisipasi.

Pada hari yang sama, 28 Oktober 2013, pada pukul 17.00 sore nanti, 3000 buruh Karawang akan menggelar aksi konvoi dan konsolidasi di GOR Karawang.

Buruh akan terus bergerak, hingga puncaknya pada tanggal 31 Oktober 2013 nanti, buruh secara serentak keluar dari pabrik-pabrik untuk melakukan pemogokan diseluruh nasional.(fsp/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Mogok Nasional
 
  Buruh KSPI Umumkan Mogok Nasional Bersamaan Aksi Bela Islam III pada 2 Desember 2016
  Kantornya Didemo Ratusan Buruh, Ketua Apindo Sofjan Wanandi Kabur
  Ratusan Buruh Kembali Demo Balai Kota
  Jokowi Menyetujui UMP DKI 2014 Sebesar Rp 2,4 juta
  Tolak Penuhi Tuntutan Buruh, Said Iqbal Nilai Jokowi Tak layak Jadi Negarawan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2