Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Jepang
Inflasi Jepang Tertinggi Sejak 23 Tahun
Saturday 31 May 2014 22:26:07
 

Penurunan pengeluaran konsumen tidak akan mempengaruhi proses pemulihan ekonomi Jepang.(Foto: Istimewa)
 
JEPANG, Berita HUKUM - Kenaikan pajak jual-beli menyebabkan harga konsumen di Jepang pada bulan April membumbung pesat selama 23 tahun terakhir. Harga meninggi 3,2% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, melewati perkiraan analis yang memprediksi kenaikan hanya sebesar 3,1%.

Pemerintah menaikkan pajak jual beli dari 5% menjadi 8% pada 1 April 2014.

Selama dua dekade terakhir Jepang berjuang melawan deflasi dan penurunan harga.

Para pembuat kebijakan menyatakan menghentikan siklus tersebut adalah kunci untuk memulihkan kondisi ekonomi Jepang.

‘Mulai bangkit’

Pemerintah Jepang menempuh berbagai proses beberapa bulan terakhir untuk menanggulangi tren ini dan menargetkan angka inflasi sebesar 2%.

Harga konsumen berangsur-angsur membaik selama 11 bulan terakhir.

Data yang dirilis pada Jumat (30/5) menunjukkan pengeluaran rumah tangga turun 4,6% pada April dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut menyusul penurunan 4,4% pada industri ritel pada bulan yang sama.

“Walaupun pengeluaran konsumen menurun, hal ini tidak mempengaruhi proses pemulihan yang sedang berlangsung,” papar Martin Schulz dari institut riset Fujitsu kepada BBC.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Jepang
 
  Resesi Semakin Dalam, Jepang Dihantam Kontraksi Ekonomi Terburuk Sejak 1980
  Trump Kunjungi Jepang, Bertemu Kaisar Naruhito dan PM Shinzo Abe: Apa Isu Penting yang Dibahas?
  Banjir dan Longsor Menghantam Jepang, Korban Meninggal Capai 100 Orang
  Jepang Utus Kapal Perang Terbesar untuk Kawal Kapal Logistik AS
  PM Jepang Kunjungi Pearl Harbor Sampaikan Duka Cita
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2