Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Alibaba
Jack Ma, Salah Satu Orang Terkaya Cina Itu, Mundur dari CEO Alibaba
2018-09-09 03:53:35
 

Jack Ma memiliki kekayaan pribadi bersih sebesar $40 miliar (Rp575 triliun) dan merupakan orang ketiga terkaya di Cina, menurut daftar orang kaya 2017 Forbes Cina.(Foto: twitter)
 
CINA, Berita HUKUM - Salah satu orang terkaya Cina dan dunia, Jack Ma, akan mengundurkan diri sebagai pimpinan puncak kerajaan e-commerce yang didirikannya, Alibaba pada hari Senin (10/9) mendatang, lapor New York Times.

Dia akan tetap berada di dewan direksi Alibaba tetapi fokusnya akan pada filantropi dalam pendidikan, kata surat kabar Amerika itu pula.

Jack Ma mendirikan Alibaba pada tahun 1999 dan menjadikannya sebagai salah satu perusahaan internet terbesar di dunia.

Alibaba yang bisnisnya meliputi antara lain jual-beli online, produksi film dan komputasi penyimpanan virtual atau cloud, kini memiliki nilai pasar lebih dari $400miliar (Rp5.750 triliun).

Jack Ma adalah seorang mantan guru bahasa Inggris. Beberapa waktu lalu ia menjadi tamu Presien Joko Widodo di Jakarta, dan tampil dalam penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang serta menyaksikan sejumlah pertandingan.

Dalam sebuah wawancara dengan Times, Ma mengatakan mundurnya dia dari pucuk pimpinan Alibaba tidak akan menjadi akhir dari sebuah era tetapi sebaliknya akan menjadi 'awal dari sebuah era,' katanya.

"Saya suka pendidikan," kata Jack Ma.

Pada hari Senin nani, saat pengunduran dirinya, Ma akan berusia tepat 54 tahun.

Ia memiliki kekayaan pribadi bersih sebesar $40miliar (Rp575 triliun) dan merupakan orang ketiga terkaya di Cina, menurut daftar orang kaya Forbes Cina tahun 2017.

Awal pekan ini, Ma mengatakan kepada Bloomberg TV bahwa ia ingin mendirikan yayasan pribadi, mengikuti jejak bos Microsoft, Bill Gates.

"Banyak sekali hal yang bisa saya pelajari dari Bill Gates," katanya.

"Saya tidak pernah bisa menjadi sekaya dia, tetapi satu hal yang dapat saya lakukan melebihi dia adalah pensiun lebih awal. Saya pikir suatu hari nanti, dan segera, saya akan kembali mengajar. Ini adalah sesuatu yang saya pikir lebih baik untuk saya lakukan daripada menjadi CEO dari Alibaba. "

Jack Ma memulai profesi sebagai pengajar bahasa Inggris di sebuah universitas di kota Hangzhou, Cina, di provinsi Zhejiang. Dia kemudian mulai merintis pendirian Alibaba dari flatnya di Hangzhou bersama sekelompok sahabatnya.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2