Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
ProDEM
Jaringan Aktivis ProDEM Akan Gelar Konggres ke Lima
Wednesday 25 Sep 2013 23:47:45
 

Panitia Konggres Jaringan Aktivis ProDEM, Memberikan Keterangan Terkait Rencana Pelaksanaan Kongres di Bandung Oktober 2013 (Foto : bhc/rat)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Jaringan Aktivis ProDEM rencananya akan menggelar konggres yang ke lima, pada tanggal 26 - 27 Oktober 2013, di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, Jawa Barat. Hal ini disampaikan tim panitia konggres pada jumpa pesr di Jakarta, Rabu (24/09).

Hadir dalam jumpa pers tersebut, tim panitia yang terdiri dari, Paskah Herianto (Ketua SC), Effendi Saman (Sekretaris SC), Syafti Hidayat (Ketua OC), Mujib Hermani (Sekretaris SC), Berathor Suryadi (Ketua ProDEM), serta para aktivis yang tergabung dalam ProDEM.

Tim panitia konggres menjelaskan, bahwa konggres ke 5 di Bandung mendatang akan dihadiri oleh tokoh tokoh yang selama ini aktif di Jaringan aktivis ProDEM.

Ketua ProDEM, Berthor Suryadi mengatakan, Jaringan aktivis ProDEM hadir untuk merespon kegamangan politik sebagai suatu kekuatan civil society untuk mengambil peran pro aktif ditengah dinamika politik kekuasaan disatu sisi, disisi lain mengisi kekosongan makna politik.

Sementara itu, aktivis ProDEM Effendi Saman yang juga Sekretaris SC, partisipasi rakyat yang diharapkan hadir dengan adanya pemilu baik pilkada maupun pelpres dan pemilu legislatif 2014 mendatang, diprediksi hanya menyebabkan tingginya angka golput. Pemilu yang diagung agungkan sebagai suatu mekanisme utama dalam berdemokrasi ternyata juga telah banyak menyebabkan kerugian bagi rakyat. Disamping cost politik yang dikeluarkan cukup besar, pemilu ternyata belum mampu menghasilkan derajat kepemimpinan politik yang tinggi.

Tahapan konsolidasi demokrasi kita saat ini masih pada level prosedural, kita belum atau masih jauh untuk mencapai tahap substansial. Sehingga pemilu juga akan kehilangan makna politik melainkan hanya akan menjadi suatu ajang seremonial belaka.

Semua lembaga politik hadir tidak secara substansial untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, namun lembaga lembaga politik hadir tak lebih sebagai kebutuhan formal yang tidak menjalankan peran kosntitusional.

Demokrasi sejatinya adalah suatu konsepsi yang menempatkan kepentingan rakyat diatas segalanya dalam konteks berbangsa dan benegara.(bhc/rat)



 
   Berita Terkait > ProDEM
 
  Jaringan Aktivis ProDEM Akan Gelar Konggres ke Lima
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2