JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Agus Supriatna, menegaskan, TNI AU diminta untuk menggunakan, memelihara dan mengamankan Aset milik TNI AU. Hal ini dilakukan dikarenakan masih banyak aset TNI yang belum aman, atau yang belum bersertifikat.
"Segera sertifikatkan Aset- aset TNI AU yang memang belum bersertifikat, bila ada permasalahan dengan masyarakat maka kita harus banyak komunikasi dengan masyarakat itu sendiri, dan bagaimana caranya untuk menangani permasalahan-permasalahan aset yang bisa membuat konflik dengan masyarakat," ujar KASAU, usai pimpin Rapim TNI AU 2015 di Gedung Serba Guna Mabes TNI AU, Cilangkap Jakarta pada, Rabu (4/2).
KASAU menjelaskan, hampir disemua tempat aset-aset yang dulu itu banyak bermasalah sekarang sedikit demi sedikit sudah kita selesaikan, seperti aset pengajuan dari masyarakat, menurutnya, bukan Asetnya yang bermasalah tapi pengajuan dari masyarakat yang belum kita selesaikan, dan mungkin masyarakat itu sendiri yang belum kita jelaskan dengan betul sebenarnya aset ini," jelas KASAU.
"Nah ini yang akan kita selesaikan dengan melibatkan dinas hukum, dengan team aset yang dibentuk Mabes TNI AU dan juga para Pangkotama nantinya, bagaimana cara pendekatan yang baik" tambah KASAU menjelaskan.
"KIta akan selesaikan dengan sebaik-baiknya tidak ada konflik-konflik, apalagi dengan masyarakat, apabila ada oknum-oknum yang nakal maka kita juga ada orang hukum, kita akan tindak nantinya," tegas Agus.
Selain itu, Agus mengatakan pihaknya juga menerima pengajuan aset milik TNI AU dari masyarakat yang belum diselesaikan pengurusannya. Karenanya, ia berharap permasalahan asset ini dapat diselesaikan secepatnya bersama dinas hukum serta tim aset Mabes TNI AU. Ia kembali menekankan masalah penyelamatan aset tidak akan berbenturan dengan masyarakat.
Selain itu, Kasau juga menghimbau pada TNI AU agar meninjau 5 pangkalan TNI AU, yang harus selalu dikunjungi, hal ini dikarenakan pangkalan tersebut merupakan tempat-tempat stratigis, lima pangkalan tersebut diantaranya; Pangkalan Medan, Natuna, Kupang, Tarakan, dan Papua," imbuh KASAU.
"Kita punya Landasan, punya selter disitu, nah kalau tidak ada pesawatkan jadi kurang baik juga, kita akan hadirkan kekuatan-kekuatan TNI, mudah-mudahan tidak akan ada yang macam-macam dengan keamanan Negara kita," pungkas Agus Supriatna.(bhc/yun)
|