Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
KKBB
KKBB Tuntut Penghapusan UU yang Ancam Kemerdekaan Berserikat dan Berekspresi
Saturday 07 Jul 2012 00:29:29
 

Ilustrasi (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Koalisi Kemerdekaan Berserikat dan Berekspresi (KKBB) merupakan gabungan dari Koalisi Kebebasan Berserikat (KKB) dan Koalisi Independen untuk Demokratisasi Penyiaran (KIDP) yang terdiri dari individu maupun organisasi masyarakat sipil yang mendedikasikan diri penyebarluasan informasi tata kelola organisasi masyarakat sipil, advokasi terhadap regulasi sektor organisasi kemasyarakatan, serta kemerdekaan berserikat dan berekspresi.

Sejak Kamis, 5 Juli 2012, KKBB menyampaikan tuntutan penghapusan peraturan perundang-undangan yang mengancam kemerdekaan berserikat dan berekspresi, melalui surat yang ditujukan kepada sejumlah pihak, antara lain: Presiden RI, Ketua DPR RI, Ketua dan Pimpinan Komisi I, Komisi II, dan Komisi III, Ketua dan Pimpinan Pansus RUU Ormas, Mendagri, Menkominfo; dan, Menkumham

Inti dari tuntutan KKBB adalah sebagai berikut: Cabut UU No 8 Tahun 1985 tentang Ormas, Pemerintah dan DPR segera menghentikan dan tidak perlu membahas RUU Ormas sebagai pengganti UU No 8 Tahun 1985.

Pemerintah segera mencabut Permendagri No 33 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendaftaran Ormas di Lingkungan Kemendagri dan Pemda, termasuk seluruh peraturan pelaksana turunan dari UU No 8 Tahun 1985. Mendesak Pemerintah dan DPR memperbaiki UU Yayasan dan ketentuan tentang Perkumpulan. (bhc/rat)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang

Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2