Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Hakim
KPK OTT Hakim PN Surabaya, Andi Samsan: MA Menghormati Proses yang Dilakukan KPK
2022-01-21 13:47:22
 

Dr. H. Andi Samsan Nganro, SH, MH.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Duh, lagi-lagi Hakim dan panitra terjaring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pengadilan Negeri Surabaya. Terkait hal itu Mahkamah Agung (MA) akan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK.

Oleh sebab itu, Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Yudisial DR. H Andi Samsan Nganro SH.MH langsung angkat bicara. Menurutnya hakim yang terkena OTT dari PN Surabaya ini adalah Itong Isnaeni Hidayat bersama Hamdan, selaku Panitera Pengganti (PP).

"Hakim Itong terkena OTT, terkait kasus suap dalam perkara yang sedang diproses di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, pada Kamis (20/1).

Keterangan tersebut, kata Andi dari Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya tadi pagi saat KPK datang ke kantor PN Surabaya. Mobil KPK yang didalam terlihat hakim Itong dan Hamdan, Panitera Pengganti (PP).

"Penangkapan Hakim dan PP dari PN Surabaya tersebut baru diketahui pagi tadi ketika pihak KPK melakukan penyegelan pintu kantor hakim Itong. Kami selaku pihak MA akan menghormati proses yang dilakukan oleh KPK, sekaligus menunggu penjelasan KPK dalam penangkapan Hakim Itong" ungkap Andi Samsan.

Penangkapan

Sedangkan dari pihak KPK menyebutkan bahwa penangkapan terhadap hakim Intong ini disertai uang ratusan juta rupiah yang diduga bagian dari suap.

Jadi yang terkena OTT KPK di Surabaya itu, selain hakim dan PP juga seorang pengacara ikut ditangkap.

"Sekarang mereka sedang dilakukan pemeriksaan secara intensip guna memperjelas persoalannya," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron seraya mengatakan, kami memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan nasib mereka, dan akan diumumkan hasilnya jika sudah selesai pemeriksaannya. (bh/ams)



 
   Berita Terkait > Hakim
 
  KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan 9 Orang sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Perkara di MA
  Ketua MA Pimpin Wisuda Purna Bakti Sutoyo Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim
  MA Disebut Tidak Akan Berikan Pendampingan Hukum terhadap Hakim Itong Isnaeni Hidayat
  KPK OTT Hakim PN Surabaya, Andi Samsan: MA Menghormati Proses yang Dilakukan KPK
  DPR RI Sahkan 7 Calon Hakim Agung
 
ads1

  Berita Utama
KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan 9 Orang sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Perkara di MA

Heboh Video! Antrian Panjang di SPBU Kota Manna Bengkulu Selatan, BBM Langka?

Tarif Ojol Naik, Wakil Ketua MPR: Pemerintah Tidak Memahami Kesulitan Hidup Rakyat

Pemerintah Umumkan Harga BBM Pertalite Naik dari Rp 7.650 Menjadi Rp 10.000

 

ads2

  Berita Terkini
 
Firli Bahuri: Bahaya Laten Korupsi Harus Diberantas Sampai ke Akarnya

Di P20, DPR Siap Tunjukkan Komitmen Indonesia Kurangi Emisi Lewat Konsep Go Green

Satgas BLBI Harus Tagih Dana BLBI Rp110,4 Triliun

Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam

Putri Candrawathi, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Akhirnya Ditahan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2