Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
KPU
KPU Goes To Campus Kembali Beraksi
Thursday 20 Jun 2013 10:46:24
 

Logo KPU.(Foto: Ist)
 
TANGERANG, Berita HUKUM - Menjelang Pemilu 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin gencar melakukan aksi sosialisasi untuk menyebarkan informasi tentang kepemiluan kepada para pemilih, khususnya pemilih pemula yang berada dalam lingkungan akademisi baik di universitas negeri maupun swasta di seluruh Indonesia melalui kegiatan seminar kampus, salah satunya Rabu kemarin (19/06) yang sedang berlangsung yakni KPU goes to campus bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Tanggerang Banten.

"Pemilih Pemula yang Cerdas pada Tahun 2014" diusung oleh panitia KPU goes to campus sebagai tema seminar kali ini, dihadiri oleh para pejabat struktural dari rektorat, pembina Unit Kegiatan Mahasiswa UMJ dan para mahasiswa UMJ serta undangan resimen mahasiswa universitas se-DKI Jakarta berjalan lancar dan sukses. Dekan UMJ Endang Sulastri, yang juga mantan Anggota KPU periode 2007-2012 menjadi salah satu narasumber pada kegiatan tersebut, bersama dengan narasumber kedua Sigit Joyowardono selaku Kepala Biro Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Sekretariat Jenderal KPU.

Seakan bernostalgia sebagai bagian dari keluarga besar KPU, masih dengan gayanya yang luwes, ceria dan logat jawanya yang kental, Endang menyapa para peserta seminar dan memulai presentasinya tentang pentingnya partisipasi masyarakat khususnya para pemilih pemula pada Pemilu 2014 yang akan datang. Beliau juga sempat menuturkan serta menghimbau bahwa kita semua sebagai pemilih nantinya harus berani bersikap tegas terhadap para calon legislatif atau para calon pemimpin yang berusaha memengaruhi pilihan para pemilih dengan praktek money politic yang kian marak terjadi dan dilakukan dengan banyak cara. “Sekarang Kita harus berani Tolak Uangnya Tolak Orangnya” agar nantinya mendapatkan para pemimpin yang berkualitas, jika kita terima uangnya kita akan jadi seperti ini (sambil menunjukan slide gambar seekor monyet yang sedang membayangkan setumpuk uang) dan disambut tawa oleh para peserta seminar.

Melengkapi informasi yang disampaikan Endang Sulastri, Sigit Joyowardono banyak menjelaskan secara teknis mengenai proses tahapan pemilu sehingga memberikan gambaran yang jelas tentang kepemiluan kepada para peserta. Setelah sesi presentasi para peserta yang sebagian besar para pemilih pemula segera memberondong kedua narasumber dengan pertanyaan-pertanyaan seperti misalnya status para pemilih yang merantau dari kampung ke kota lain, apakah mereka masih dapat memilih di tempat domisili yang sekarang mereka tinggal. Dan setelah mendapat penjelasan mereka baru mengerti dan berharap Pemilu 2014 mendatang dapat ikut berpartisipasi untuk memilih.

Di sela-sela penyampaian informasi tetang kepemiluan khususnya tentang pentingnya peningkatan partisipasi masyarakat dari para narasumber, panitia KPU goes to campus memberikan beberapa souvenir dengan memberikan pertanyaan kepada para peserta untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap proses pemilu di Indonesia sehingga acara berlangsung atraktif dan suasananya hidup tidak monoton. Pada akhir acara dilakukan penyerahan tanda mata secara simbolis oleh dan untuk masing-masing pihak terkait yang bekerjasama dalam kegiatan tersebut yakni, KPU dan UMJ.(tw/kpu/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > KPU
 
  Audit Investigasi IT KPU, KPK Buktikan Bukan 'Ayam Sayur'
  Komisi II DPR akan Minta Penjelasan Terkait Dugaan Kecurangan KPU
  Paripurna DPR Setujui Komisioner KPU Bawaslu Periode 2022-2027
  Azis Syamsuddin Imbau Jadikan Pemberhentian Ketua KPU Sebagai Evaluasi
  MA Kabulkan Gugatan Rachmawati, KPU Kehilangan Pijakan Menetapkan Pemenang Pilpres 2019
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2