ACEH, Berita HUKUM - Teror jelang Pemilu kembali terjadi. Kali ini korbannya, M Yuani (48) sebagai Ketua DPC Partai Nasional Aceh (PNA) Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Provinsi Aceh, tewas setelah dikeroyok oleh orang tak dikenal (OTK).
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit PMI, Kota Lhokseumawe, dengan kondisi luka-luka pada bagian kepala dan memar di bagian tubuhnya. Namun, sekira pukul 04:00 WIB, korban tidak tertolong lagi dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Buket Rata, Kota Lhokseumawe.
Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 02:00 WIB. Korban yang merupakan Ketua DPC PNA Kuta Makmur, diduga telah dikeroyok dan dipukuli dengan menggunakan kayu oleh kelompok orang yang dikenalinya.
"Saat itu korban sedang menuju pulang dari Warung Kopi, yang yang tak jauh dari rumahnya dengan menggunakan sepeda motor," kata sumber di RSUCM Lhokseumawe.
Tiba-tiba, di tengah jalan pelaku mengejar korban dengan menggunakan sepeda motor dan setelah itu langsung menghadang korban. setelah korban berhenti, pelaku langsung memukul korban. Korban pun terkapar akibat dikeroyok dan terkena pukulan, meskipun sebelumnya sempat melakukan perlawanan.
"Setelah pelaku pergi, korban langsung menghubungi rekan-rekannya untuk meminta pertolongan," tutur sumber yang enggan ditulis namanya kepada BeritaHUKUM.com, Kamis (6/2).
Kasus penganiayaan itu, saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.(bhc/sul) |