Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Nikon
Kamera Saku Lesu, Nikon Siapkan 'Senjata' Baru
Monday 08 Jul 2013 20:04:18
 

Ilustrasi, Nikon D4 (Foto: Pocket-lint.com)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Penjualan kamera kompak yang digerogoti oleh kelahiran smartphone, membuat produsen kamera harus merancang strategi, salah satunya adalah Nikon.

Menurut Presiden Nikon Corp. Makoto Kimura, penjualan kamera point-and-shoot anjlok sekitar sepertiganya pada bulan April dan Mei dibandingkan tahun sebelumnya.

"Jumlah orang yang mengambil snapshot meledak seiring penggunaan smartphone yang terjual 750 juta pada tahun lalu dan terus bertumbuh," tukas Kimura, seperti yang dikutip dari detik.com, pada Senin (8/7).

Tak mau berdiam diri dengan kondisi ini, Nikon tengah menggarap produk yang akan siap dalam kurang dari 5 tahun. Agaknya, produk yang dimaksud bukan produk biasa.

"Kami ingin menciptakan produk yang bakal mengubah konsep kamera," demikian ucap Kimura. "Bisa jadi, ini adalah non-camera-consumer product," tambahnya. Namun, Kimura menolak berkomentar mengenai kemungkinan bahwa produk yang dimaksud adalah sebuah ponsel.

Dikutip dari Bloomberg, Senin (8/7), Nikon memprediksi, market kamera kompak akan melesu hingga 12% pada tahun fiskal ini. Di lain sisi, model high-end dengan lensa yang bisa diganti, akan mencapai 9%.

Permintaan untuk kamera papan atas seperti Nikon D4 untungnya dapat membantu mengkompensasi penjualan model point-and-shoot yang menurun, setidaknya untuk beberapa tahun lagi.(sha/ash/dtk/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Nikon
 
  Kamera Saku Lesu, Nikon Siapkan 'Senjata' Baru
  Nikon Meluncurkan Kamera Android
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2