Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Penggusuran
Kapolda Metro Jaya Pantau Lokasi Penggusuran Bukit Duri
2016-09-28 22:22:11
 

Kapolda Metro Jaya, Irjen (Pol) M Iriawan memantau lokasi penggusuran permukiman di bantaran Kali Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, menggusur pemukiman warga di Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, yang berada di bantaran Kali Ciliwung, Rabu (28/9).

Untuk kelancaran proses penggusuran ini, petugas akan menutup jalan dan mengalihkan lalu lintas menuju lokasi ke rute alternatif. Kendaraan dari arah Jalan Bukit Duri Tanjakan, tepat di perempatan di Depo KRL Bukit Duri, tidak dibolehkan belok ke kanan menuju Jalan Bukit Duri Utara. Penggguna jalan dialihkan menuju Jalan Bukit Duri Utara Raya.

Sementara pengendara dari Jalan Bukit Duri Utara Raya, tidak diperbolehkan menuju perempatan Depo KRL Bukit Duri.

Kapolda Metro Jaya, Irjen (Pol) M Iriawan memantau lokasi penggusuran permukiman di bantaran Kali Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan. Irjen Pol Iriawan datang guna memastikan penertiban berjalan lancar.

"Saya melihat bagaimana pelaksanaan normalisasi ini. Kebetulan pengamanan kita backup Pemda, program pemerintah. Jika ini selesai tentunya kali akan berjalan dengan baik," ujar Irjen Pol Iriawan.

Penertiban bangunan di bantaran kali akan mengurangi potensi banjir. "Dengan normalisasi kali, banjir akan berkurang kemudian wabah epidermis TBC juga akan berkurang. Tujuannya untuk mensejahterakan rakyat. Berapa ribu masyarakat yang kerugian akibat banjir?" kata Irjen Pol Iriawan.

Normalisasi Sungai Ciliwung menurutnya, memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat. Kapolda juga akan memberikan penjelasan kepada masyarakat yang masih belum menerima upaya penertiban ini.

"Saya pikir ini kepentingan lebih besar dari kepentingan rakyat yang lebih besar lagi. Masyarakat yang belum terima enggak ada masalah kita akan jelaskan," ucap Irjen Pol Iriawan.

Selain itu turut datang ke lokasi penertiban di antaranya ialah Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana, Kepala Satpol PP DKI Jupan Royter dan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi.(bh/as)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2