Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Bentrokan
Kapolda Riau: Bentrokan Di Batam Dipicu Sengketa Lahan
Monday 18 Jun 2012 22:27:20
 

Kapolda Kepri (Foto: Ist)
 
BATAM (BeritaHUKUM.com) – Pemicu bentrokan antara dua kelompok massa di Kota Batam, Kepulauan Riua, berkaitan dengan sengketa lahan PT Hyundai Engineering seluas 3,5 hektare di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar. Pasalnya kedua kelompok mengklaim sebagai pemegang lahan.

Menurut Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Yotche Mende, dua kelompok ini adalah organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila (PP) di bawah pimpinan Tony, dengan kelompok pemuda Flores di bawah pimpinan Basri.

Awalnya kelompok Tony tidak menerima putusan pengadilan yang memenangkan kelompok Basri. Sehingga melakukan penyerangan. “Karena tidak terima di serang maka kelompok Basri pun mengunakan senjata menyerang balas kelompok Tony. Sehingga terjadilah bentrokan,” ungkapnya saat diwawancara TVone, Senin (18/6).

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution menyatakan, kedua kelompok ini membeking dua perusahaan yang berbeda. “Kedua kelompok itu mempersoalkan kasus perdata di Pengadilan Negeri Batam yang melibatkan PT LWE dan PT HM,” ujarnya saat ditemui wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (18/6).

Lebih lanjut, Saud menambahkan, PT LWE yang dibekingi kelompok B memenangkan perkara itu di PN Batam. " Dan kelompok TF yang mebeking PT HM tidak terima, kemudian menyerang kelompok B di Hotel Planet Holiday yang keamanannya dipegang oleh kelompok B," tambahnya.

Berdasarkan informasi, akibat bentrokan ini sejumlah kaca gedung pecah, dan mobil hancur dirusak massa. Belasan orang dari dua kelompok mengalami luka bacokan. Serta satu orang tewas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Kepulaan Riau sudah menginstruksikan siaga satu. Untuk menghindari bentrokan lanjutan.(bhc/rob)



 
   Berita Terkait > Bentrokan
 
  Danramil 02 Adonara Memfasilitasi Perdamaian Perang Antar Suku yang Menewaskan 6 Orang
  Danramil 02 Adonara: Bentrokan Antar Suku di Desa Sandosi Situasi Kini Kondusif Aman Terkendali
  Bentrokan Antara 2 Suku di Adonara, 6 Orang Tewas
  2 Hari Bentrok Antarwarga Adonara Tengah di Flores Timur, 1 Tewas dan 3 Luka-luka
  Bentrok Kembali Terjadi di Buton, 2 Warga Tewas 8 Luka-luka dan 87 Rumah Terbakar
 
ads1

  Berita Utama
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

 

ads2

  Berita Terkini
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2