Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kapolri
Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
2021-10-31 06:02:46
 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran didampingi Dirlantas PMJ Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat memberikan keterangan usai menghadiri dan menyaksikan 'Perlombaan Ketangkasan Bermotor' di lapangan Presisi Ditlantas PMJ.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mendukung langkah dan komitmen Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menindak tegas jajaran Polri yang melakukan kesalahan sehingga berdampak kepada institusi atau organisasi.

"Pak Kapolri sudah memerintahkan, kalau tidak mau memotong ekornya yang busuk, kepalanya saya potong. Kalau saya, saya tambahkan, saya blender kepalanya sekalian yang busuk itu," kata Fadil dalam sambutannya saat menghadiri acara 'Pelatihan dan Perlombaan Ketangkasan Bermotor' yang digelar Ditlantas Polda Metro Jaya, di lapangan Presisi Ditlantas PMJ, Sabtu (30/10).

Fadil mengatakan, semua anggota Polda Metro Jaya memiliki tanggung jawab dalam menjaga nama baik institusi, terlebih bagi seorang pimpinan. Menurutnya, Kesalahan anggota tidak lepas dari pembinaan pimpinannya. Karena itu, seorang pimpinan harus memberikan pembinaan yang tegak lurus kepada bawahannya.

"Kalau salah anggota, ya salah kamu. Berarti kamu tidak lakukan pembinaan yang memadai. Makanya kita harus tegak lurus dengan yang diarahkan pimpinan dan apa yang dimaui masyarakat agar Polda Metro Jaya berjaya di lapangan," cetus Fadil.

Mantan Kapolda Jatim ini juga mengingatkan kepada pimpinan di Polda Metro Jaya agar senantiasa memberikan pembinaan terhadap anggotanya.

"Kalau salah anggota, ya salah kamu. Berarti kamu tidak lakukan pembinaan yang memadai," imbuhnya.

"Makanya kita harus tegak lurus dengan yang diarahkan pimpinan dan apa yang dimaui masyarakat agar Polda Metro Jaya berjaya di lapangan," tambah Fadil.

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengingatkan agar para pimpinan di institusi Polri mampu menjadi teladan bagi anggota lainnya. Ia menegaskan, tidak akan segan-segan menindak tegas pimpinan yang tak mampu mengelola dengan baik anak buahnya.

"Kalau tak mampu membersihkan ekor, maka kepalanya akan saya potong," kata Listyo Sigit saat menutup pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61, dan Sespimma Polri Angkatan ke-66, Kamis lalu (28/10).

Semua itu, terang Kapolri, dilakukan untuk kebaikan Korps Bhayangkara ke depan.

"Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah berjuang. Menjadi teladan, pelayan dan pahami setiap masalah dan suara masyarakat agar kita bisa ambil kebijakan yang sesuai," tukasnya.(bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2