Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
BNI 46
Kartu Kredit BNI Optimis Bakal Capai Penjualan Rp 23 Triliun
Wednesday 28 Nov 2012 11:26:19
 

Kartu Kredit BNI.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Bank Negara Indonesia Tbk optimis volume penjualan kartu kredit perseroan dapat mencapai Rp 23 triliun-Rp 24 triliun sepanjang 2012.

General Manager Bisnis Kartu Bank Negara Indonesia (BNI) Dodit Wiweko Probojakti mengungkapkan untuk tahun ini saja target volume penjualan Rp 18 triliun akan terlampaui.

"BNI mencatatkan pertumbuhan volume penjualan bisnis kartu selama 3 tahun terakhir rata-rata 35%. Pertumbuhan ini dimungkinkan karena BNI menciptakan kerjasama co-branding dengan Garuda Indonesia dan Citilink," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Rabu (28/11).

Selain itu BNI juga memiliki variasi kartu kredit yang bekerja sama dengan klub sepakbola Chealsea. Kerja sama co-branding lain juga dilaksanakan dengan LotteMart.

Tidak hanya itu, untuk menggenjot penggunaan kartu kredit BNI, perseroan juga menggelar berbagai acara rutin berupa pameran perjalanan (travel fair).

Adapun Dodit mengungkapkan untuk Pameran ASITA Travel Fair yang kini tengah berlangsung perseroan optimistis dapat mencapai kuota penjualan Rp 3 miliar.(bsn/bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2