Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Kasal Buka Symposium Keamanan Maritim Internasional Yang Ke-2
Thursday 17 Sep 2015 02:58:55
 

Kasal dan Menkopolhukam saat membuka 2nd International Maritime Security Symposium 2015 di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (16/9).(Foto: BH/yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Ade Supandi membuka acara Simposium Kemaritiman atau International Maritime Security Symposium (IMSS) 2015 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (16/9) pagi. Kegiatan IMSS tersebut adalah kegiatan yang bertaraf internasional dengan diikuti oleh 42 negara.

Hadir pada acara itu Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamananan (Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan, Menko bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dan Sejumlah pimpinan Angkatan Laut dari berbagai negara hadir pada acara itu, seperti Kepala Staf Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) Laksamana (Admiral) Tan Sri Abdul Aziz Bin Hj. Jaafar, Asisten Deputy Minister of Canada Navy Laksamana Muda (RADM) Giles Couturier, dan Wakil Panglima Angkatan Laut Korea Utara Laksamana Muda (RADM) Ho Sang Mun.

Hadir pula para perwira tinggi dari Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Perancis, Spanyol, Tiongkok, Jepang, Australia dan berbagai negara lainnya. IMSS sendiri dihadiri 350 perserta. Simposium diselenggarakan selama dua hari, 16-17 September 20015.

Tema simposium adalah Maritime Confidence Building and Mutual Cooperartion for Peace and Prosperity (membangun kepercayaan dan kerjasama di bidang maritim, guna mencapai perdamaian dan kemakmuran bersama).

Menurut Kasal, Simposium yang digelar untuk kedua kalinya oleh TNI AL ini, merupakan salah satu implementasi dari upaya TNI Angkatan Laut dalam memberikan gambaran secara komprehensif tentang perkembangan keamanan maritim baik nasional, regional, maupun global. Mengingat ancaman terhadap Zona Maritim akan terus ada sejalan dengan perkembangan di bidang ekonomi, teknologi informasi, dan komunikasi, maka keberhasilan merespon ancaman keamanan maritim secara masif dan komprehensif oleh seluruh Angkatan Laut dunia, akan memberi sumbangan yang besar bagi sektor-sektor lainnya.

"TNI Angkatan Laut sebagai komponen utama pertahanan negara di laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas keamanan maritim kawasan, khususnya di kawasan Samudera Hindia dan Pasifik," kata Kasal.

Lebih lanjut Kasal menjelaskan, kegiatan dua tahunan itu sekaligus untuk menunjukkan peran Indonesia kepada dunia internasional bahwa tentang kapasitas Indonesia sebagai negara maritim yang besar, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Dengan demikian, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki Angkatan Laut World Class Navy merupakan keniscayaan untuk menjamin kepentingan nasional Indonesia, guna turut serta menjaga stabil.

"Investasi itu sendiri akan tercipta apabila berada dalam suatu kondisi keamanan regional yang memungkinkan negara-negara lain yang masuk atau keluar wilayah Indonesia untuk investasi dalam keadaan aman," katanya.(bh/yun)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2