Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Pesawat Latih
Kasus Korupsi Pesawat Latih Rp 138,8 Miliar, 2 Saksi Diperiksa Kejagung
Thursday 13 Jun 2013 20:53:32
 

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum, Kejaksaan Agung RI, Setia Untung Arimuladi(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Perkembangan hasil penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam pengadaan pesawat latih sayap tetap (Fixed Wing), dan Link Simulator pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Tahun Anggaran 2010 - 2013 sebesar Rp 138.801.300.000,- tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil 2 orang saksi.

"Kedua orang saksi yang dipanggil tersebut yaitu, Lukmanul Hakim S.Sos, Bendahara pengadaan pesawat latih Fixed Wing dan Link Simulator, dan M Subiat Wiranata K, Ketua Tim Teknis pengadaan pesawat latih Fixed Wing," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung, Setia Untung Arimuladi, Kamis (13/6) di gedung Kejagung, jalan Sultan Hasanuddin, No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dijelaskan Untung bahwa pemeriksaan kedua saksi yang direncanakan dilakukan di Kejagung, akhirnya dilakukan di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia. Dimulai dari pukul 10:00 WIB yang pada pokoknya pemeriksaan terkait dengan proses pembayaran dalam pelaksanaan pengadaan pesawat latih Fixed Wing dan Link Simulator kepada pihak pemenang kegiatan pengadaan, yaitu PT Pasific Putra Metropolitan (saksi Lukmanul Hakim S.Sos) dan terkait dengan masalah pembuatan spesifikasi pesawat latih Fixed Wing dan Link Simulator, saat akan dilaksanakan kegiatan pengadaan (saksi M Subiat Wiranata K).

Masih menurut Untung, adapun terjadinya perubahan lokasi pemeriksaan saksi-saksi, dalam rangka efisiensi dalam penanganan penyidikan guna mengumpulkan bukti-bukti. Mengingat saat ini terdapat 5 orang tim penyidik yang diketuai oleh Serimita Purba, berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor: Print-65/F.2/Fd./08/2013.

Tanggal 5 Juni 2013 melakukan pemeriksaan dan monitoring pelaksanaan perakitan pesawat latih Fixed Wing, di Badan Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Jalan Raya PLP Curug Tangerang, Banten, dari tanggal 10 Juni 2013 sampai dengan 20 Juni 2013.

"Hingga hari ini dari 12 unit rangkaian pesawat yang disita, telah terakit sebanyak 6 pesawat," ujar Untung. Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini Kejagung masih mencari dan mengumpulkan bukti guna menetapkan tersangka lain, selain 3 orang tersangka yaitu Direktur Utama PT Pasific Putra Metropolitan, Bayu Wijokongko, Kabag Administrasi Umum, Arwan Aruchyat dan PNS STPI IGK Rai Darmaja.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Kasus Pesawat Latih
 
  Kasus Pesawat Latih, Endang, Erwin dan Nur Diperiksa Penyidik Kejagung
  Kasus STPI Pesawat Latih, Unang Penuhi Panggilan Kejagung
  Kasus Rp 138,8 Miliar, Dirut PT Mitra Andalan Sempurna Mangkir
  Kasus Rp 138,8 Miliar Pengadaan Pesawat, Anton Dipanggil Kejagung
  Kasus Pesawat Latih STPI, Kepala Sub Direktorat Dipanggil Penyidik
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2