Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Virus MERS
Kasus MERS di Arab Saudi Melonjak
Thursday 05 Jun 2014 03:05:51
 

Arab Saudi melaporkan lonjakan besar dalam kasus virus MERS dan kematian. Warga disarankan mengenakan masker dan menjauhi unta.(Foto: twitter)
 
ARAB SAUDI, Berita HUKUM - Jumlah kasus kematian akibat Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) kini mencapai 282 orang, jauh lebih tinggi dibanding data sebelumnya. Sejumlah pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan berdasarkan penelitian yang dilakukan bulan lalu, jumlah pasien MERS yang meninggal dunia ternyata bukan 190 tetapi 282 sejauh ini.

Kasus MERS yang tercatat meningkat dari 575 menjadi 688. Saat ini terdapat 53 pasien yang masih dirawat, sementara 353 pasien telah sembuh.

Dengan peningkatan jumlah kematian akibat MERS, maka tingkat kematian virus ini di Arab Saudi adalah 41%, bukan 33% seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Peningkatan tersebut semakin menambah kekhawatiran akan MERS yang menyebabkan antara lain batuk-batuk, demam dan pneumonia, lapor wartawan BBC masalah Arab, Sebastian Usher.

Hal itu, lanjut Usher, juga menimbulkan pertanyaan-pertanyaan lagi mengenai penanganan virus itu di Arab Saudi.

"Arab Saudi banyak dikecam karena kurang terbuka menerima bantuan ilmiah dari luar negeri yang mungkin dapat mencegah atau bahkan menghentikan penyebaran virus," lapor Sebastian Usher.

Sebelum pengumuman revisi data kematian akibat MERS, pemerintah Arab Saudi memberhentikan wakil menteri kesehatan, tetapi langkah itu dinilai tidak akan mengurangi kecaman terhadap pihak berwenang di sana.

Menteri Kesehatan Abdullah al-Rabiah dipecat terlebih dulu.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Virus MERS
 
  Ahli Waris Samsung Minta Maaf Terkait MERS
  WHO: Wabah MERS di Korsel Besar dan Kompleks
  Ada Wabah MERS, Kemlu Minta WNI Yang Ke Korea Waspada
  Kasus MERS di Arab Saudi Melonjak
  Update MERS, IDI Rekomendasikan 'Tunda Umroh'
 
ads1

  Berita Utama
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2