Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Vatikan
Kecaman Terkeras Paus atas Pelecehan Seksual
Sunday 13 Apr 2014 13:33:52
 

Paus Fransiskus mengatakan bahwa ia merasa wajib untuk meminta maaf secara pribadi.(Foto: AP)
 
VATIKAN, Berita HUKUM - Paus Fransiskus meminta maaf atas kesesatan pelecehan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan oleh sejumlah pastor. Seperti dikutip oleh Radio Vatikan, ia menggambarkan perbuatan ini sebagai "kerusakan moral yang dilakukan oleh anggota Gereja", dan mengatakan bahwa "sanksi" akan dijatuhkan.

Pernyataan Paus ini dianggap sebagai yang terkeras sejauh ini terkait isu pelecehan seksual.

Bulan lalu Paus Fransiskus membela Gereja Katolik Roma dalam upaya menangani kasus ini, menyusul kritik yang disampaikan PBB.

Tahun lalu Paus membentuk komite untuk membantu korban pelecehan seksual tetapi sebagian Katolik menganggapnya terlalu lambat untuk mengakui parahnya kerusakan moral dan mental yang diakibatkan pastor yang paedofil.

'Sanksi'

Paus Fransiskus mengatakan ia merasa wajib "meminta maaf secara pribadi atas kerusakan yang telah dilakukan para pastor".

Dalam sebuah wawancara, Paus Fransiskus membela Gereja Katolik dengan mengatakan,"Tidak ada seorang pun yang melakukan lebih (untuk menangani pelecehan seksual). Tetapi Gereja menjadi satu-satunya yang diserang."

Pernyataan itu keluar menyusul laporan PBB yang menuduh Vatikan lebih mengutamakan untuk "mempertahankan reputasi Gereja dan para pelaku pelecehan dibandingkan perlindungan terhadap para korban".

Sementara, keterangan yang diberikan oleh kepausan dalam pertemuan dengan kelompok hak anak-anak yang dikenal sebagai Biro anak-anak Katolik Internasional

“Atas nama pribadi saya terdorong untuk memohon maaf atas semua kejahatan yang dilakukan oleh segelintir Imam, jumlahnya hanya tak seberapa dibanding dengan jumlah imam secara keseluruhan, Atas nama pribadi saya memohon maaf atas segala kerusakan akibat terjadinya kejahatan seksual kepada nak-anak. Gereja sangat prihatin dengan kerusakan ini, ini adalah kerusakan moral yang melanda kalangan gerja” kata Paus Fransiskus.(BBC/digitindonesia/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Vatikan
 
  Skandal Pelecehan Seks: Film Dokumenter, Uskup Agung Polandia Minta Vatikan Selidiki Tudingan Pelecehan Seksual di Gereja Katolik
  Paus Perintahkan Rohaniwan Laporkan Pelecehan Seksual, 'Indonesia Belum Ada Kasus'
  Bagaimana Paus Fransiskus Tangani Skandal Seks di Gereja Katolik?
  Paus Fransiskus Akui Kasus Biarawati Dijadikan Budak Seks oleh Pastor
  Pimpin Misa Malam Natal, Paus Fransiskus Kutuk Kemiskinan dan Materialisme
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2