Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Korupsi DPG
Kejari Palopo Eksekusi Muhammad Ridwan
Wednesday 24 Apr 2013 11:42:12
 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palopo, Oktovianus SH.(Foto: Ist)
 
PALOPO, Berita HUKUM - Selasa (23/4), Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo melakukan eksekusi terhadap Muhammad Ridwan, Terpidana kasus Korupsi Dana Pendidikan Gratis (DPG) tahun 2011. Sedangkan mantan Kadis Pendidikan Kota Palopo, Muh. Yamin tinggal menunggu perbaikan berkas untuk dieksekusi.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palopo, Oktovianus SH, eksekusi akan dilakukan berdasarkan musyawarah di internal Kejari. "Jadi sesuai dengan musyawarah, Selasa (23/4) kita akan melakukan eksekusi terhadap Muh. Ridwan," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kajari, eksekusi Muh. Ridwan dilakukan sebagaimana hasil putusan dari pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor). Muh. Ridwan dijatuhi hukuman 12 bulan penjara denda Rp. 50 juta, subsider 1 bulan penjara. Sementara, Muh. Yamin selaku mantan Kadis pendidikan Kota Palopo diputus 1 tahun 8 bulan denda Rp. 250 juta, subsider 4 bulan penjara.

Hanya saja, eksekusi baru dilakukan kepada satu orang terpidana, "Yang pertama dieksekusi adalah Muh. Ridwan, mengingat putusan yang ditetapkan hakim Tipikor sudah diterima. Sementara mantan Kadis Pendidikan Kota Palopo, Muh. Yamin tinggal menunggu kelengkapan berkas setelah ada kesalahan, katanya,” katanya.

Muh. Ridwan akan dieksekusi kedalam rumah tahanan lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Palopo. "Terpidana juga sudah menyatakan siap untuk dieksekusi, kata Kajari,” pungkasnya.(kjs/bhc/rby)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

 

ads2

  Berita Terkini
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2