Ketika" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Opini Hukum    
Pilkada
Ketika Banyak Orang Meminta Pendapat Saya Terhadap Cagub dan Cawagub DKI Jakarta
2016-09-25 12:50:53
 

Ilustrasi. Cagub Cawagub DKI Jakarta, Dua Duanya Bagus.(Foto: Istimewa)
 
Oleh: Letjen. TNI (Purn.) Johannes Suryo Prabowo

SECARA PRIBADI, .....
Saya Suryo Prabowo 'ada hati' pada pasangan Agus-Sylvi karena saya kenal keduanya. Dengan Anis-Sandi saya belum pernah kenal langsung, tetapi "hati" saya ada pada mereka via pemberitaan media massa, dan media online.

Ketika saya menjabat Pangdam Jaya (2008), saya tau persis secara langsung kehebatan kinerja Sylvi ketika dia menjabat Walikota Jakarta Pusat. Sementara kehebatan Sandi saya tahu persis, karena dia adik klas saya di SMU Pangudi Luhur, Jakarta.

Sementara itu, kualitas akademis Anis sangat luar biasa, apalagi dia pernah menjabat Menteri Pendidikan. Begitu pula dengan Agus yang selalu mendapat peringkat terbaik disetiap pendidikan yang diikutinya. Bahkan SELURUH pendidikan tinggi/tertinggi Militer dan Sipil diperoleh Agus di luar negeri, utamanya di US ARMY dan Amerika. Sehingga wajar bila itu semua mempengaruhi perilaku dan cara berpikir Agus dalam kesehariannya.

Tentang Anis yang saya ragu HANYA integritasnya, karena belum terlihat adanya sikap "satunya kata dengan perbuatan" pada dirinya. Dulu mbully Prabowo biar bisa dekat Jokowi, sekarang nempel JK biar punya modal mendekat ke Prabowo. Tetapi mungkin juga itu indikator dari "kedewasaan" Anis sebagai politisi.

Sedangkan integritas Agus tidak diragukan. Hal ini dibuktikan dengan keberaniannya memutuskan pensiun dini dari dinasnya di TNI guna mewujudkan cita-citanya menjadi gubernur. Sayangnya dia belum pernah menjabat sebagai aparat teritorial.

Sifat lain Agus yang unik adalah dia sangat patuh, dan soleh kepada orang tuanya. Sehingga cara berpikir, gaya, dan perilakunya terlalu ja'im seperti ayahnya.

Lalu siapa yang hendak anda pilih ? itu mutlak hak anda.

Tentang Ahok ?
Ah..... Itu masa lalu.
Anggap saja MIMPI BURUK dan MUSIBAH MORAL bagi warga Jakarta.

Oleh sebab itu segera BANGUN dari tidur anda, dan gunakan hak pilih anda dengan teliti dan cerdas. -feeling great.(fb/sp/bh/sya)

Penulis adalah seorang tokoh militer dan politisi Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf UmumTentara Nasional Indonesia.



 
   Berita Terkait > Pilkada
 
  Pramono Anung-Rano Karno Menangi Pilkada Jakarta 2024
  Tanggapi Pernyataan Jokowi, Mahfud: Enggak Biasa...
  Peneliti: 57 Calon Dinasti Politik Menang Pilkada 2020
  Komisi II Apresiasi Tingginya Partisipasi Pemilih Kepri pada Pilkada Serentak 2020
  Calon Tunggal Pilkada Kutai Kartanegara Hadapi Gugatan di MK, Warga Harapkan Keadilan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2