MEDAN, Berita HUKUM - Dalam pidato pembukaan dan pengarahan kepada jajaran Panwaslu KPU Se-Sumatera Utara Rabu (27/2), Ketua Bawaslu Muhammad El Hamid mengingatkan agar jajaran Panwaslu dibawahnya hingga pengawas ke Kecamatan agar bekerja sungguh-sungguh dengan penuh tanggung Jawab.
Ketua Bawaslu juga mengingatkan kepada para kandidat Gubernur dan pendukungnya agar senantiasa memiliki prinsip siap kalah dan siap menang, artinya bagaimana kita menjalin koordinasi secara bersama-sama.
M El Hamid meminta agar beban pengawasan Pemilu Kada Sumut saat ini, supaya semua jangan dilimpahkan kepada Bawaslu, kita tidak akan sanggup. Keingginan kita peran serta semua lapisan masyarakat, sebagai penanggungjawab dalam proses Pemilu Kada.
"Kita tidak mau Panwaslu bekerja seperti Polisi dalam film India, lihatlah Polisi India itu, jika kasus pembunuhan, tersangkanya sudah pergi, sanksinya sudah hilang, baru Polisi India datang dan kita tidak mau seperti itu," ujar M Al Hamid.
Ditambahkannya epektifitas dan persfektip Panwaslu harus bagus, kami akan merasa puas dan sukses bila pencegahan pelanggaran dalam proses Pemilu Kada dapat terjadi.
"Sejauh ini kami Bawaslu tidak berharap untuk mengeluarkan kartu kuning apalagi kartu merah sampai keluar, kami tidak inginkan itu. Dan pemilu kada itu nantinya harus tetap berjalan tertib dan baik," pungkas M Al Hamid.
Selanjutnya Ketua Bawaslu memukul Gong sebanyak 2 kali sebagai Simbolis bahwa acara yang digelar selama tiga hari di hotel Grand Angkasa Medan resmi dibuka.(bhc/put) |