Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Vietnam
Ketua DPR Terima Kunjungan Presiden Vietnam
Friday 28 Jun 2013 15:32:28
 

Ketua DPR RI, Marzuki Alie.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPR Marzuki Alie menerima kunjungan Courtesy Call Presiden Sosialis Vietnam H.E. Truong Tan Sang di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/6). Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan kedua negara terutama di bidang ekonomi dan perdagangan.

“Ini kunjungan Presiden Sang yang pertama ke Indonesia. Hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Vietnam dimulai pada tahun 1955 berarti sudah mencapai 60 tahun. Selama ini hubungan bilateral kedua negara berjalan dengan baik. Momentum ini sebagai sarana untuk meningkatkan hubungan ekonomi perdagangan kedua negara,” ujar Marzuki usai acara.

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan sejumlah isu lain juga menjadi perhatian diantaranya bidang pendidikan, budaya, politik dan bidang lainnya. Ia secara khusus mengapresiasi peranan Vietnam dalam hubungan kedua negara selama ini.

“Vietnam memiliki potensi sama dengan Indonesia, punya sumber daya alam yang besar. Kita berharap kedua negara dapat saling melengkapi,” tambahnya.

Terkait dengan peranan parlemen keduanya sepakat, sangat penting untuk mendorong hubungan kerjasama antar pemerinta. Berbagai hal dapat didiskusikan oleh parlemen, dan kemudian disampaikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, dibahas pula kerjasama bilateral dalam penetapan batas landas kontinen terkait dengan illegal fishing. Kedua negara telah meratifikasi Persetujuan Penetapan Batas Landan Kontinen antara Indonesia dengan Vietnam pada 26 Juni 2003 yang diratifikasi pada Mei 2007.

“Tentang batas laut, sudah disepakati oleh kedua negara. Nelayan Indonesia yang masuk ke laut Vietnam, ataupun sebaliknya, bisa dilakukan kerjasama dalam hal pengawasannya melalui patroli. Kami berharap langkah-langkah untuk menertibkan illegal fishing ini berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Sang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas dukungan kepada Vietnam selama ini. Ia juga mengungkapkan rasa senangnya atas hubungan kedua parlemen yang cukup baik, dan berharap kerja sama ini dapat ditingkatkan.(sf/dpr/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Vietnam
 
  Ratusan Tahanan Pusat Rehabilitasi Narkotika Vietnam Kabur
  Konglomerat Sepakbola Vietnam Dihukum
  Vietnam Bebaskan Dua Pembangkang
  Mantan Bankir Vietnam Dipenjara Seumur Hidup
  Banjir Tewaskan Puluhan Orang di Vietnam
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2