Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
SPT
Ketua MK Sampaikan SPT Tahunan 2012
Friday 22 Mar 2013 22:08:05
 

Mahfud MD.(Foto: BeritaHUKUM.com/zul)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Mahkamah Konstitusi Moh. Mahfud MD menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi Tahun 2012 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (21/3). Laporan SPT PPh Orang Pribadi Tahun 2012 juga disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Budiono dan pimpinan lembaga negara lainnya serta para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.

Presiden SBY dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bukan seremonional belaka, tetapi gerakan nyata agar dilakukan pula oleh wajib pajak di seluruh Indonesia. Rakyat akan senang kalau para wajib pajak memenuhi kewajibannya, karena pajak bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga soal keadilan. Ekonomi kita, lanjut SBY harus tetap tumbuh karena kalau tidak tumbuh, pengangguran dan kemiskinan tidak bisa kita kurangi.

“Kita semua harus mencegah penyimpangan dalam pengelolaan pajak. Wajib pajak harus patuh, petugas pajak jangan sampai menyimpang dan ada korupsi,” Ingat SBY. Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY juga menyinggung tentang masalah kebocoran dan pembocoran informasi pajak yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. “Tentu itu adalah sebuah pelanggaran hukum, sebuah kejahatan, karena keterangan itu dilindungi oleh undang-undang,” ujar SBY. Menurutnya jika hal itu tidak ditertibkan, hal itu bisa dijadikan sebagai alat pemerasan terhadap wajib pajak. SBY menegaskan, dirinya patuh untuk membayar pajak, bahkan telah mengkonsultasikan segala sesuatunya, agar tidak ada satu rupiah pun yang tidak dibayarkan.

SBY meminta kepada para pimpinan lembaga negara dan menteri kabinet Indonesia Bersatu II untuk memberi contoh bagi masyarakat untuk membayar pajak.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia menargetkan penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.193 triliun tahun 2013 atau naik 21,7% dibandingkan realisasi tahun 2012. Target ini dianggap cukup berat karena kondisi ekonomi dunia yang masih belum stabil. Demikian disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo dihadapan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono saat acara Penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) yang dilakukan langsung oleh Presiden, wakil Presiden dan para Menteri untuk Tahun Pajak 2012 di Aula Mezzanine Gedung Kemenkeu Jalan Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Kamis (21/3).

"Tahun 2013 target Rp 1.193 triliun. Suatu peningkatan 21,7% dibanding realisasi 2012. Sementara ekonomi dunia yang belum pulih, target ini merupakan hal yang cukup berat. Namun, dengan komitmen yang tinggi penerimaan akan dicapai," kata Agus Martowardojo.
(ilh/mk/bhc/rby)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2