Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Libya
Khadafi Tuding Nato Curi Minyak Libya
Friday 02 Sep 2011 17:32:49
 

Moammar Khadafi (Foto: Istimewa)
 
TRIPOLI (BeritaHUKUM.com) – Moamar Khadafi menuding negara-negara Barat yang tergabung dalam fakta pertahanan Atlantik utara (Nato) berusaha menduduki Libia dan mencuri minyak negara tersebut. Hal itu diungkapkan Khadafi dalam pidato yang disiarkan sebuah stasiun televisi Suriah, seperti dikutip Associated Press.

Dalam rekaman tersebut, Khadafi juga menyerukan kepada para pengikutnya untuk terus melakukan perlawanan. "Kita akan melawan mereka dimana pun. Kita akan membakar tanah dimana mereka berdiri," tutur dia. Hingga kini, keberadaan Khadafi belum juga dapat diketahui.

Sementara dari Ankara dikabarkan, Turki membuka kembali kedutaan besarnya di ibu kota Libia, Tripoli, pada Jumat (2/9). Kedubes Turki sempat ditutup pada Mei 2011 karena situasi keamanan yang memburuk di negara Afrika Utara itu.

Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan satu tim doplomat yang dipimpin Ali Kemal Aydin, wakil direktur kementerian itu yang bertanggung jawab atas hubungan-hubungan umum dan bilateral, terbang dari Ankara menuju Tunisia, Kamis. "Diperkirakan akan tiba di Tripoli Jumat melalui jalan darat," kata kementerian itu dalam satu pernyataan.

Dewan Transisi Nasional (TNC) sedang dalam proses memindahkan pusat pemerintahnya ke ibu kota itu dari pangkalan mereka sebelumnya di Benghazi. Pada Juli, Turki mengakui NTC sebagai pemerintah Libia. (mic/sya)



 
   Berita Terkait > Libya
 
  Libya Hadapi Fase Kritis Setelah Berakhirnya Perang Saudara
  Aliansi Milisi Ambil Alih Bandara Tripol
  Bentrok di Benghazi, Libia, 38 Tewas
  Konflik Serius Terjadi di Parlemen Libia
  PM Libia Turun Karena Serangan Milisi
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2