Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Korea Utara
Kim Jong-un Temui Presiden Xi Jinping di Tengah Rencana KTT Kedua Kim-Trump
2019-01-09 04:16:18
 

Kunjungan Kim Jong-un ke Cina terjadi di tengah laporan adanya negosiasi membahas rencana pertemuan puncak lanjutan antara Kim dan Presiden AS Donald Trump.(Foto: Istimewa)
 
CINA, Berita HUKUM - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi Cina atas undangan Presiden Cina Xi Jinping, seperti dikonfirmasi oleh media resmi pemerintah Korea Utara.

Pemberitaan ini muncul setelah sebelumnya beredar spekulasi bahwa Kim Jong-un pada hari Senin berada dalam perjalanan ke Cina dengan kereta api.<

Kim berada di negara itu pada 7-10 Januari bersama istrinya, Ri Sol-ju, demikian dilaporkan Kantor berita Korea Utara, KCNA.

Kunjungan Kim di Cina terjadi di tengah laporan adanya negosiasi membahas rencana pertemuan puncak lanjutan antara Kim dan Presiden AS Donald Trump.

Dalam perjalanan ke Cina pada minggu ini, Kim yang menumpang kereta api yang dilapisi baja serta didampingi disertai oleh beberapa pejabat Korea Utara lainnya, akan menjadi kunjungan keempatnya ke negara itu dalam waktu kurang dari setahun.

Kim Jong-unHak atas fotoREUTERS
Image captionKim berada di negara itu pada 7-10 Januari bersama istrinya, Ri Sol-ju, demikian dilaporkan Kantor berita Korea Utara, KCNA.

Cina merupakan sekutu utama Korea Utara dan salah satu sumber utama perdagangan dan bantuan negara itu.

Tahun lalu, Kim mengunjungi negara itu sebanyak tiga kali setelah tidak bertemu Xi Jinping lebih dari enam tahun setelah dia naik ke tampuk kekuasaan.

Wartawan BBC Laura Bicker di Seoul mengatakan dua dari kunjungannya ke Cina, yang terjadi menjelang pertemuan puncak bersejarah dengan pemimpin Korea Selatan Moon Jae-in dan Trump, dianggap sebagian kalangan sebagai upaya koordinasi menyangkut strategi.

Kim Jong-unHak atas fotoAFP
Image captionDonald Trump dan Kim Jong-un bertemu di Singapura, Juni 2018 lalu.

Dan dalam kunjungan tiga hari ini, menurut wartawan BBC, kemungkinan akan memicu spekulasi bahwa pertemuan puncak tingkat tinggi AS-Korea Utara yang kedua akan segera digelar.

Awal pekan ini, Trump mengatakan lokasi untuk pertemuan lanjutan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Trump mengatakan kepada wartawan di Washington DC bahwa "dialog yang baik" sedang berlangsung dengan Korut, tetapi menurutnya sanksi terhadap Pyongyang tetap berlaku.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Korea Utara
 
  Korea Utara Biayai Program Rudal Nuklir Triliunan Rupiah dari Pencurian Kripto
  Tembakan Rudal Korea Utara ke Arah Jepang, 'Apa maunya Kim Jong-un?'
  Kim Jong-un Muncul di Depan Umum di Tengah Spekulasi tentang Kesehatannya, Ungkap Media Korut
  Korea Utara: Pyongyang 'Luncurkan Rudal dari Kapal Selam', Melesat Sejauh 450 Km
  Korea Utara Tolak Perundingan Damai dengan Korea Selatan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2