Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Koarmabar Sangat Serius Perangi Segala Bentuk Kejahatan di Laut
Saturday 24 Oct 2015 04:39:38
 

Panglima Armabar Laksamana Muda Ahmad Taufiqurrohman saat memberi keterangan pers di Aula Yos Sudarso. Koarmabar, Jakarta Pusat, Jum'at (23/10).(Foto: BH/Yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Selat Malaka merupakan jalur lalulintas pelayaran internasional bagi kapal-kapal dagang berbagai type dan ukuran, tetapi tidak menutup kemungkinan justru kondisi tersebut menjadi sangat rentan terhadap aksi kejahatan perompakan maupun pembajakan. Untuk itu TNI Angkatan Laut dalam hal ini Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) sangat serius dalam memerangi segala bentuk kejahatan di laut. Hal ini terbukti mampu memberikan efek jera, sehingga predikat perairan Indonesia khususnya Selat Malaka yang dipersepsikan "the most dangerous water" yaitu perairan yang tidak aman dan berbahaya, dapat ditekan seminimal mungkin.

‎Panglima Armabar Laksamana Muda Ahmad Taufiqurrohman mengatakan, "Koarmabar berkomitmen untuk menciptakan rasa aman bagi pengguna laut di wilayah yurisdiksi RI, dan siap melakukan kerja sama dengan otoritas negara lain, guna mengatasi kejahatan lintas negara," ujarnya, dalam acara siaran pers di Aula Yos Sudarso. Koarmabar, Jakarta Pusat, Jum'at (23/10).

Dalam kegiatan patroli keamanan di Selat Malaka, Koarmabar telah berhasil menangkap dan memproses hukum beberapa kasus perampokan dan pembajakan kapal-kapal di Selat Malaka, diantaranya:

1. MT Galuh Pusaka, yang diduga digunakan sebagai kapal penampung minyak curian yang saat itu terdesak oleh patroli Koarmabar, sehingga ditinggalkan oleh para pelakunya, di perairan Pulau Jemaja.

2. Penangkapan jaringan perampokan Lagani di Batam.

3. Penangkapan 2 jurnalis asing berkewargaan Inggris yang sedang melaksanakan pembuatan dokumen ilegal tentang perampokan di Selat Malaka.

4. Perampokan MT Orkim Harmony bendera Malaysia yang dilaporkan hilang kontak pada 11 juni 2015 di perairan Malaysia, ditemukan pada Kamis malam 18 Juni 2015 di Teluk Siam, perairan Vietnam oleh gabungan unsur-unsur Kapal Perang dan Pesud Indonesia, Malaysia dan Singapura.

5. Berhasil menemukan TB. Malabo/AA Sembilan yang digunakan untuk merampok MT Okim Harmony.

6. Berhasil menemukan dan menangkap pelaku perampokan onboard di TB. Malabo.

7. Penangkapan Mascot II di perairan Natuna yang mengangkut minyak tanpa dilengkapi dokumen/ilegal.

8. Penangkapan 6 perompak Tugboat Jin Hwa 15/ Permata I oleh tim WFQR -4 dan KRI Welang-808 di perairan Selat Singapura.

9. Menangkap kapal berbendera asing MV Silver Sea 2, yang diduga melakukan aktivitas terlarang di wilayah perairan Indonesia, di perairan selatan Lebak Banten, kerjasama dengan KKP.

10. Kerjasama dengan Bea Cukai dan BNN dalam memerangi penyelundupan.

11. Berhasil menangkap KIP Mentrachool yang sedang melaksanakan kegiatan penambangan timah ilegal, di perairan PP Pulau Tuju Provinsi Bangka Belitung.

Koarmabar juga mendapatkan apresiasi positif dari Negara-negara Asia Tenggara, bersama WFQR dalam mengatasi dan menindak pelaku kejahatan perompakan di Selat Malaka.

Pangkoarmabar juga berjanji akan menggunakan setiap aset yang ada di bawah komandonya sesuai dengan kewenangan yang dimilkinya untuk memerangi setiap kejahatan dilaut, terutama yang terkait kejahatan lintas negara atau transnational crimes.

Taufiq juga berpesan kepada pengguna laut di Indonesia khususnya Selat Malaka, silahkan berlayar dengan aman, jika mendapat masalah dilaut silahkan menghubungi hotlineWFQR. Koarmabar akan segera merespon dan bergerak cepat," ungkapnya.(bh/yun)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2