Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Kanada
Korban Ledakan Kereta Api di Kanada Bertambah
Monday 08 Jul 2013 17:32:53
 

Ledakan kereta api pembawa minyak mentah telah membakar puluhan bangunan di Kota Lac-Megantic, Kanada.(Foto: reuters)
 
KANADA, Berita HUKUM - Korban tewas akibat ledakan kereta api pengangkut minyak mentah di Lac-Megantic, Kanada, dikhawatirkan terus bertambah, setelah ditemukan dua mayat.

Sejauh ini kecelakaan yang menimbulkan ledakan keras itu telah menewaskan lima orang dan 40 orang masih dinyatakan hilang.

Perdana Menteri Kanada, Stephen Harper, yang berada di lokasi kejadian, mengatakan kawasan yang terdampak akibat ledakan itu mirip zona perang.

Ledakan yang terjadi pada Sabtu (6/7) telah mengakibatkan Klik munculnya bola api dan asap hitam tebal di udara.
Akibat ledakan itu puluhan bangunan mengalami kerusakan dan sekitar 2.000 orang harus dievakuasi.

"Sulit menjelaskan apa yang terjadi di sini. sebagian besar kawasan kota yang berada di bawah telah hancur," kata Harper, setelah meninjau Kota Lac-Megantic.

Dia mengatakan, sekitar 30 bangunan yang terletak di kawasan bersejarah Kota Lac-Megantic telah terbakar. Lac-Megantic terletak di kawasan timur Kanada, sekitar 250km dari Montreal.

Dinyatakan hilang

Harper berjanji melakukan penyelidikan sampai tuntas, namun dia menandaskan masih terlalu dini untuk mencari siapa yang harus disalahkan dari kejadian ini.

"Penyelidikan akan digelar untuk memastikan apa yang terjadi, dan memastikan ini tidak akan terjadi lagi," kata Harper.

Polisi menyatakan puluhan orang masih dinyatakan hilang, karena ada sebuah bar yang terkenal dikunjungi banyak orang saat ledakan terjadi.

"Ada sekitar 40 orang, yang masih kita anggap hilang," kata juru bicara kepolisian setempat, Michel Brunet, kepada wartawan. "Mungkin lebih atau kurang."

Sebelumnya polisi memperkirakan jumlah korban tewas akan terus meningkat, namun kemudian diralat setelah diketahui orang-orang itu tengah pergi berlibur.

Petugas pemadam kebakaran sejauh ini berupaya memadamkan api, tetapi mereka tidak mendekati kereta yang terbakar karena khawatir ada ledakan susulan.

Para warga yang kehilangan rumahnya untuk sementara ditampung di sebuah bangunan sekolah.(bbc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Kanada
 
  Kanada Bebaskan Putri Pendiri Huawei, Proses Ekstradisi Tetap Berjalan
  Hawa Panas Ekstrim di Kanada Sebabkan Puluhan Orang Meninggal Dunia
  Penembak di Parlemen Kanada Pernah Dibui
  Lima Orang Tewas dan Puluhan Hilang dalam Kebakaran di Kanada
  Puluhan Hilang Pasca Kecelakaan Kereta Api di Kanada
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2