JAKARTA, Berita HUKUM - Jumlah korban bencana alam di Sumatera sampai hari ini (17/12) sebanyak 1.059 jiwa. Artinya Tim SAR Gabungan kembali menemukan 6 jenazah korban.
Selain korban meninggal dunia, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mencatat angka pengungsi yang sampai hari ini masih di atas 577 ribu orang.
Lebih lanjut, Abdul Muhari mengungkapkan bahwa di 3 provinsi tersebut saat ini masih ada 26 kabupaten dan kota yang berada dalam status tanggap darurat. Dia mengakui bahwa 2 daerah di Sumatera Barat (Sumbar) juga memperpanjang status tanggap darurat. Yakni Kota Padang dan Pasaman Barat. Menurut dia itu dilakukan karena terjadi bencana susulan.
”Kota Padang mengalami banjir susulan beberapa hari yang lalu sehingga status tanggap darurat masih diperpanjang,” imbuhnya.
Sesuai dengan komitmen, pemerintah terus menyalurkan bantuan untuk para korban terdampak bencana. Khususnya di Aceh.
Berikut data korban jiwa di 3 Provinsi:
Aceh: 451 meninggal dunia
Sumut: 364 meninggal dunia
Sumbar: 244 meninggal dunia.
Adapun BNPB masih melakukan pencarian terhadap korban hilang. Berikut ini data korban yang masih dilakukan pencarian:
Sumatera Utara:
- Tapanuli Tengah: Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair (41 hilang)
- Tapanuli Selatan: Desa Garoga, Batang Toru (30 hilang)
- Kota Sibolga: Pancuran Gerobak, Sibolga Kota (1 hilang).
Baca artikel detiknews, "Korban Meninggal Akibat Bencana Sumatera Kini 1.059 Orang, 192 Hilang".(detik/bh/sya) |