Rachel" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Gerindra
Krisis Keteladanan, Bangsa Ini Butuh Orang Jujur, Hebat dan Cerdas
2016-11-28 09:23:25
 

Tampak suasana acara Penganugerahan Partai Gerindra Gorontalo Award 2016 di Gorontalo, Sabtu (25/11).(Foto: Istimewa)
 
GORONTALO Berita HUKUM - "Berulang kali kita mendapatkan pesan secara langsung maupun tidak langsung, sesungguhnya bangsa ini sedang krisis keteladanan," kata pengurus DPP Partai Gerindra, Rachel Maryam Sayidina saat memberi sambutan pada Anugerah Gerindra Gorontalo Award 2016, Sabtu (26/11).

Rachel mengatakan, bagaimana saat ini orang dengan mudah menuduh, menista, berbicara seenaknya di ruang publik. Bahkan secara sadar dan tidak sadar telah memprovokasi banyak orang.

"Membelah anak-anak bangsa dalam kubu-kubuan yang tidak perlu," ujarnya.
Terkait penghargaan yang di gagas Gerindra Gorontalo, DPP memberi apresiasi yang tinggi dan menjadi pioneer pertama kali di indonesia.

Menurutnya, negara ini benar-benar butuh keteladanan-keteladanan di berbagai bidang, juga di tingkat nasional maupun di daerah -daerah. Partai Gerindra merasa harus banyak belajar dari orang-orang hebat itu.

"Orang-orang jujur dan cerdas, orang-orang yang bekerja untuk kepentingan umum bukan untuk kepentingan dirinya sendiri," tandas Rachel.(bh/shs)



 
   Berita Terkait > Partai Gerindra
 
  Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
  Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
  Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
  Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
  Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2