JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Staf TNI Angkatan Laut atau Kasal, Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) dari Brigjen TNI Marinir Gunung Heru T. Wibowo, S.H., kepada Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., yang dilaksanakan dalam upacara militer bertempat di Markas Puspomal, Kelapa Gading, Sunter, Jakarta Utara pada, Kamis (30/4).
Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., adalah lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan-31 tahun 1986, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI di Mabes TNI, sedangkan Brigjen TNI Marinir Gunung Heru T. Wibowo, S.H., selanjutnya akan bertugas sebagai Staf Khusus Kasal di MabesAL.
Dalam sambutannya Kasal, Laksmana TNI Ade Supandi, S.E., mengatakan, "dengan adanya serahterima jabatan ini diharapkan adanya semangat baru di lingkungan Puspomal pada khususnya dan di seluruh personel Korps Pomal pada umumnya," kata Kasal.
Selanjutnya Kasal menambahkan bahwa, "bahwa di era globalisasi dewasa ini yang sangat pesat telah membawa perubahan sikap, pola pikir dan perilaku prajurit yang menyimpang yang dapat berimplikasi pada tindak pelanggaran disiplin prajurit bahkan menjadi pelanggaran hukum yang pada akhirnya akan berdampak pada rusaknya nama baik ataupun citra institusi TNI AL, semua ini dapat dihindari dengan memperkuat keimanan dan ketaqwaan di kalangan semua personel prajurit Puspomal" pungkas Kasal.
"Karena itu dibutuhkan penanganan yang komprehensif dari Puspomal melalui manajemen penanganan tindak pelanggaran secara premtif, preventif hingga represif, sehingga menghasilkan prajurit yang taat hukum", jelas Kasal.
Kasal juga berharap, Puspomal mampu menegakkan 8 fungsi utamanya, antara lain, penegakan hukum, penegakan tata tertib dan disiplin, penyidikan, dan penyelidikan kriminal.
"Pembinaan disiplin personel harus dilaksanakan secara terus menerus, konsisten dan sinergis dengan institusi terkait. Sehingga dari waktu ke waktu tingkat pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum yang dilakukan prajurit militer, PNS dan keluarganya semakin menurun", harap Ade.
Secara umum Kasal berpesan agar seluruh prajurit AL terus menjaga profesionalitas, soliditas dan kerjasama internal maupun eksternal.
"Prajurit AL harus dapat menjadi teladan sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit," pungkas Kasal.(bh/yun)
|