Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Cina
Lebih dari 150 Orang Tewas dan Ratusan Ribu Dievakuasi Akibat Banjir di Cina
2016-07-24 20:36:17
 

Ribuan penduduk desa menutup jalan sebagai aksi protes terhadap kurangnya peringatan akan bahaya banjir.(Foto: Istimewa)
 
CINA. Berita HUKUM - Banjir di Cina utara dan tengah telah menewaskan sedikitnya 150 orang, banyak yang masih hilang dan ratusan ribu orang mengungsi, menurut pejabat. Provinsi Hebei dan Henan adalah yang terparah terkena banjir bandang dan longsor.

Sedikitnya 114 orang tewas di Hebei, dengan 111 hilang dan 53.000 rumah hancur, kata pihak berwenang.

Di satu kota, Xingtai, sedikitnya 25 orang tewas, dan memicu demonstrasi terhadap pemerintah yang gagal memperingatkan mereka akan ancaman banjir.

Ribuan penduduk desa menutup jalan pada Jumat, namun polisi dikirim untuk menghentikan aksi protes, menurut South China Morning Post.

Penduduk desa mengeluhkan soal kurangnya peringatan banjir dan upaya penyelamatan yang tidak efektif.

Jumlah korban di provinsi Hebei termasuk 26 orang tewas dan 34 hilang di wilayah Jingxing, menurut kantor berita Xinhua.

Provinsi Henan juga terdampak parah, dilaporkan ada 15 kematian dan 72.000 orang dievakuasi.

Pemerintah Cina sudah mengatakan bahwa mereka akan menyediakan dana bantuan untuk daerah-daerah banjir, di mana jutaan orang terkena dampaknya. Listrik mati dan masalah besar komunikasi serta transportasi melanda area yang luas, menurut Xinhua.

Hujan musim panas di Cina terjadi sangat deras tahun ini. Diperkirakan ada sekitar 1,5 juta hektare tanaman panen yang rusak dan kerugian ekonominya melebihi $3 miliar atau Rp39 triliun lebih.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Cina
 
  Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Perlu Antisipasi dan Mitigasi Lonjakan Wisatawan Cina
  Ketika Negara-negara Eropa Menghadapi Jebakan Utang' China
  Pertumbuhan Ekonomi Cina Melambat Akibat Pandemi Corona Hingga Utang
  Topan In-fa Melintasi Cina Puluhan Orang Tewas, Shanghai Dilanda Banjir Besar
  Tren 'Kaum Rebahan' Melanda Anak-anak Muda China yang Merasa Lelah Budaya Kerja Keras Tapi Gaji Pas-pasan
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2