PURWOKERTO, Berita HUKUM - Ribuan masyarakat Banyumas dan sekitarnya siap memenangkan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jawa Tengah pada Pilpres di Rabu, 17 April 2019 mendatang.
Komitmen itu disampaikan masyarakat di hadapan Prabowo Subianto saat menghadiri kampanye akbar di GOR Satria, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (1/4).
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan ada pihak yang mencibir bahwa Prabowo-Sandiaga tidak mungkin bisa menang di Jawa Tengah pada pilpres 2019. Sebab jamak diketahui, Jawa Tengah merupakan basis dari partai pengusung capres inkumben.
“Mereka bilang Prabowo-Sandi tidak akan menang di Jawa Tengah. Saudara-saudara siap bantu saya menang di Jawa Tengah?” kata Prabowo.
“Siap!” pekik ribuan hadirin.
Prabowo mengimbau agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang. Satu suara sangat berarti bagi perubahan menuju Indonesia menang.
“Saat itu di depan bilik suara, tidak ada petani, tidak ada jenderal, tidak ada kaya, tidak ada miskin, semuanya miliki kedaulatan dan hak yang sama, satu suara,” ucap Prabowo.
Selain menggunakan hak suaranya, masyarakat juga diajak untuk mengawal hasil pencoblosan. Dalam kesempatan itu, Prabowo meminta masyarakat untuk memeriahkan TPS dan menjaga penghitungan suara hingga selesai.
“Ingat, tanggal 17 April jaga TPS. Berbondong-bondong jaga TPS. Yang punya kelebihan bawa lontong, ketupat arem-arem. Kalau gak punya, bawa tahu, kalo gak punya, bawa cendol,” ucap Prabowo.
Kedatangan Prabowo disambut ribuan masyarakat dan simpatisan dengan gegab gempita dari kalangan emak-emak dan anak muda yang telah menunggu sejak pagi. Mereka datang dari wilayah eks Karesidenan Banyumas, yakni Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Cilacap dan Banjarnegara.
Kampanye ini juga dihadiri sejumlah tokoh politik dan ulama, di antaranya, Titiek Soeharto, mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo-Rustringinsih, mantan Bupati Banyumas Mardjoko, Gus Najih putra KH Maimun Zubair serta para habaib dan ulama Banyumas.
Dalam pidatonya, Prabowo mengaku memiliki darah Banyumas. Ia bangga sebagai keturunan asli Banyumas. Banyumas, kata Prabowo, telah melahirkan pejuang-pejuang besar bagi bangsa Indonesia seperti Panglima Besar Jenderal Sudirman hingga Supardjo Rustam.
“Karena di badan saya mengalir darah Banyumas. Banyumas, Purwokerto, melahirkan pejuang-pejuang bangsa Indonesia. Dan saya bangga, saya putra Purwokerto, Putra Banyumas,” kata Prabowo disambut tepuk tangan ribuan hadirin.
Prabowo meyakini, masyarakat Banyumas telah mengerti bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi ancaman krisis. Selama bertahun-tahun, ribuan triliun rupiah kekayaan Indonesia bocor ke luar negeri.
Untuk menghentikan kebocoran itu, Prabowo mengimbau masyarakat bergandengan tangan untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 17 April 2019 mendatang.
“Kapan lagi putra Purwokerto masuk istana. Saat kami mendapatkan mandat dari rakyat pada 17 April nanti, kami akan bekerja dan mengabdi untuk rakyat,” kata Prabowo.(ps/bh/sya) |