Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Peristiwa Brutal
Maut Saat Film The Dark Knight Rises, Kemenlu Papar Tiga Korban WNI
Saturday 21 Jul 2012 21:34:41
 

Century 16 Theater Colorado (Foto: usmagazine.com)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Jumat (20/07) kemarin telah terjadi penembakan yang mengejutkan warga Amerika, bahkan di belahan dunia. Peristiwa brutal yang menewaskan 12 orang dan sekitar 71 korban luka itu terjadi di Gedung bioskop The Century 16 Movie Theater, Aurora, Colorado, Amerika Serikat. Peristiwa itu tepat saat terjadi pemutaran film The Dark Knight Rises.

Tidak berapa lama, pelaku diketahui bernama James Eagen Holmes. Pria berusia 24 tahun itu pun diketahui memiliki empat jenis senjata dan sekitar 6.000 amunisi. Pihak kepolisian setempat menyatakan bahwa senjata dan amunisi tersebut didapatkan James dari transaksi internet.

"Dia membeli senjata dari toko senjata setempat dan memborong 6.000 amunisi lewat internet," papar Kepala Polisi Aurora, Daniel Oates, seperti dikutip Sky News, Sabtu (21/7).

Dari sekian korban, tiga di antaranya merupakan warga Indonesia (WNI). Sabtu siang (21/07), pihak kemenlu, Meneteri Luar Negeri Marty Natalegawa, melakukan konfrensi pers terkait korban WNI dalam peristiwa tersebut.

Ketiga korban tersebut, yakni pertama Anggiat M Situmeang, lahir di Jakarta tanggal 1 Agustus 1967, yang menderita luka memar di mata sebelah kiri akibat serpihan dinding. Kedua, Rita Paulina Situmeang, lahir di Jakarta tanggal 16 Oktober 1967, yang menderita luka tembak di lengan kiri dan kaki kiri. Ketiga, Prodeo Et Patria Situmeang (anak), lahir di Jakarta tanggal 10 Agustus 1997, menderita luka tembak di punggung bawah sebelah kiri.

Marty juga menjelaskan bahwa ketiganya merupakan satu keluarga, terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Rita dan Anggiat masih dirawat di rumah sakit Denver Health Medical Center, sedangkan anak mereka dirawat di Univerisity of Colorado.

"Saat ini saudara Prodeo, dirawat di University of Colorado dan berada dalam keadaan stabil," papar Marty dalam konfrensi pers di Kantor Kemenlu, Jakarta, Sabtu (21/7).(bhc/frd)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2