Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kompetisi IPL dan ISL
Mengenai Kompetisi IPL dan ISL, Pemerintah Netral
Saturday 05 Jan 2013 12:58:31
 

Plt. Menteri Pemuda dan Olahraga Agung Laksono konpers mengenai sikap pemerintah tentang penyelenggaraan kompetisi sepakbola IPL ataupun ISL tahun 2013, di Media Center Kemenpora hari Jumat (4/1) siang. (Foto : ist)
 
JAKARTA, BeritaHUKUM - Plt. Menteri Pemuda dan Olahraga Agung Laksono menegaskan, pemerintah belum akan memberikan rekomendasi terkait rencana penyelenggaraan kompetisi sepakbola IPL ataupun ISL tahun 2013. "Sikap pemerintah netral, tidak memihak siapapun," katanya dalam keterangan pers di Media Center Kemenpora hari Jumat (4/1) siang.

Pemerintah juga mengacu pada Undang Undang No 3 tahun 2003 tentang Sistem Keolahragaan Nasional yang menyebutkan bahwa pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengatur, membina, mengembangkan, melaksanakan dan mengawasi penyelenggaraan keolahrgaan nasional, tambahnya. "Sepakbola merupakan aset nasional yang perlu diselamatkan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, khususnya pembangunan karakter bangsa atau nation character building," katanya.

Mengenai rencana kompetisi IPL maupun ISL tahun 2013, pada saatnya pemerintah akan memberikan rekomendasi apabila semua pihak yang berhubungan dengan persepakbolaan PSSI, KPSI, manajemen IPL/ISL berkomitmen dan mewujudkan pembentukan satu timnas yang kuat untuk menghadapi single event seperti piala Asia maupun multi event sperti SEA Games yang terdiri atas pemain dan pelatih terbaik yang dimiliki oleh negeri ini, baik yang berasal dari kompetisi IPL/ISL atau klub binaan masyarakat lainnya, kata Agung Laksono.

Agung menegaskan bahwa manajeman IPL dan ISL maupun manajemen klub yang akan turut serta berkompetisi harus menyelesaikan kewajibannya melunasi pembayaran gaji atlet dan pelatih yang menjadi tanggungannya, pada kompetisi lalu maupun yang akan datang. "Penyelenggaraan kompetisi IPL maupun ISL harus dilaksanakan dalam kerangka penyatuan kembali liga sepakbola Indonesia," kata Agung.

"Saya telah meminta konfirmasi Ketua Task Force Indonesia Rita Subowo terkait rencana kedatangan Presiden AFC ke Indonesia dalam waktu dekat. Pemerintah punya kewajiban untuk mendorong suksesnya sepakbola. Intinya semua terkait harus sesuai harapan bangsa Indonesia," tandasnya yang didampingi Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto. (bhc/mnp/rt)




 
   Berita Terkait > Kompetisi IPL dan ISL
 
  Mengenai Kompetisi IPL dan ISL, Pemerintah Netral
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2