Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
SEA Games
Mengenal Sosok Rimau, Maskot SEA Games 2017
2017-08-09 06:44:48
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kehadiran maskot pada ajang multicabang memiliki makna ganda dan telah menjadi sebuah elemen penting.

Selain menjadi identitas negara penyelenggara, maskot juga kerap dianggap sebagai lambang keberuntungan.

Malaysia sebagai tuan rumah SEA Games ke-29 pun menjadikan Rimau sebagai maskot.

Rimau, yang merupakan harimau Malaysia ini, dijadikan maskot karena dia adalah ciri negara tersebut.

Selain itu, kehadiran Rimau sekaligus menjadi kampanye lingkungan hidup mengingat saat ini populasi harimau jenis ini hanya tersisa 250 ekor di alam liar.


Rimau yang digambarkan sebagai representasi sosok olahragawan sejati yang punya semangat bertanding, kompetitif, ramah, dan bersahabat.

"Rimau akan mewujudkan semangat perjuangan di arena olahraga. Rimau adalah jenis harimau Malaysia yang anggun dan kuat," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin, yang dilansir The Star.

"Dia menggambarkan kualitas atlet yang hebat, ini juga sebagai perwujudan semangat untuk kontingen Malaysia agar mengaum paling keras di SEA Games," kata Jamaluddin lagi.

Ada lima pesan yang dibawa oleh Rimau, yaitu rasa saling menghormati, integritas, berperilaku positif dan sportif, semangat kesatuan, serta selalu bergerak untuk meraih prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi.

Dalam Bahasa Inggris, kelima pesan itu dapat dirangkai menjadi satu kata yang membentuk nama RIMAU, yakni Respect, Integrity, Move, Attitude, dan Unity.

Rimau resmi menjadi maskot ke-17 di SEA Games.

Adapun penggunaan maskot pada ajang SEA Games pertama kali digunakan pada SEA Games 1985 di Thailand.

Ajang SEA Games 2017 Malaysia berlangsung dari 19-30 Agustus mendatang, jadwal pertandingan cabang sepakbola dimulai lebih awal yakni 14 Agustus 2017.(msn/AnisaGiovanny/tabloitbola/juara/bh/sya)



 
   Berita Terkait > SEA Games
 
  Ketum PB ISSI Berikan Bonus kepada Atlet Sepeda Indonesia Peraih Medali SEA Games Vietnam
  Prestasi SEA Games Jeblok, Jusuf Kalla Salahkan Birokrasi yang Berbelit
  Mengenal Sosok Rimau, Maskot SEA Games 2017
  Menko PMK Puan Maharani Sematkan Medali Emas SEA Games
  Bonus Rp 1 Milyar BRI pada Karate-Do Berprestasi Ajang SEA Games Myanmar
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2