Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Perindustrian
Menperin Resmikan Pabrik GIS PT ABB Sakti Industri
2018-10-09 14:09:26
 

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat foto bersama pada acara peresmian Pabrik GIS PT ABB Sakti Industri.(Foto BH /mos)
 
TANGERANG, Berita HUKUM - Ditengah upaya pemerintah Indonesia dalam meningkatkan produk dalam negeri di semua sektor pembangunan khususnya pembangunan infrastrktur ketenagalistrikan, PT ABB Sakti Industri meresmikan fasilitas manufaktur baru yang menggunakan gas-insulated switchgear (GIS) bertegangan tinggi.

Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasinya atas peresmian pabrik tersebut. "Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT ABB Sakti Industri yang telah berperan serta dalam mengembangkan industri peralatan listrik di Indonesia," ucap Airlangga di Pabrik PT ABB Sakti Industri, Jalan Gajah Tunggal KM 1 Tangerang, Selasa (9/10).

Selain itu, Airlangga berharap agar PT ABB Sakti Industri dapat menunjang realisasi program penyediaan listrik sebesar 35.000 watt yang dicanangkan oleh pemerintah.

"Dengan proyeksi ekonomi Indonesia sebesar 5 sampai 5,4 persen per tahun, penambahan kapasitas sebesar 35.000 Megawatt menjadi suatu keharusan," ujarnya.

Diketahui, PT ABB Sakti Industri telah memelopori teknologi GIS sejak 50 tahun yang lalu dan terus berinovasi dengan menawarkan kualitas penggunaan GIS 72,5 kV hingga 1200 kV.

"Ekspansi terbaru ini menggarisbawahi komitmen berkelanjutan ABB terhadap Indonesia. Fasilitas ini akan mendukung upaya Indonesia untuk memperkuat infrastruktur transmisi listriknya, meningkatkan keandalan jaringan dan membantu memenuhi permintaan listrik yang terus meningkat," kata Presiden Divisi Power Grids PT ABB Sakti Industri, Claudio Facchin. (bh/mos)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2