Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Iptek
Militer Amerika Mengembangkan Teknologi Avatar
Saturday 18 Feb 2012 13:47:14
 

Mahluk alien difilm Avatar (Foto: Amazon.com)
 
WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) – Terinspirasi oleh film Avatar, pihak militer Amerika serikat mengembangkan teknologi Robot control jarak jauh mengunakan pikiran. Yang rencananya digunakan Tentara untuk bertempur di medan perang.

Seperti yang dilansir di situs Dailymail, Sabtu (18/2). Sebuah lembaga penelitian Pentagon, The Defense Advanced Research Projects Agency (Darpa) telah mengalokasikan anggaran sebesar 7 miliar dollar.

Untuk riset pengembangan yang diberi nama Avatar.
Program Avatar ini mengembangkan antarmuka dan algoritma untuk memungkinkan tentara secara efektif mengunakan robot sebagai penggantinya untuk berperang. Selain bertempur, teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk berjaga dan menyelamatkan prajurit yang terluka di medan perang.

Saat ini, belum diketahui apakah proyek yang diinspirasi dari film James Cameron ini dirilis kepada publik. (dailymail/biz)









 
   Berita Terkait > Iptek
 
  Detektor Kebohongan di Media Sosial
  Ilmuan Temukan Obat 'Pembalik Penuaan;
  Dicari Inovator Teknologi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Wilayah Perkotaan
  Iptek Voice: Membahas Lebih Lanjut, Terowongan Multifungsi
  Gelar Teknologi di HPS-32
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2