Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    

Motorola Rilis Razr Dengan Kamera 13 MP
Tuesday 22 Nov 2011 00:50:06
 

Motorola XT928 dan MT917 (Foto: Engadget.com)
 
Droid Razr telah lama ditunggu oleh pecinta Motorola. Setelah rilis, ia dielu-elukan oleh penggunanya di seluruh dunia. Namun, Motorola berniat memanjakan konsumen Cina lebih dahuku. Hal ini ditunjukan Motorola dengan rencananya meluncurkan bukan hanya satu, melainkan dua tipe smartphone Razr di Cina pada operator yang berbeda. Yang lebih mengejutkan lagi, spesifikasi dan desain keduanya lebih baik dari versi internasional Razr.

Seperti dilansir situs Engadget, jenis pertama adalah tipe XT928. Sebuah versi yang sedikit lebih tebal dari Droid Razr, tetapi dengan satu perbedaan utama yaitu kehadiran kamera 13 megapixels. Ada juga speaker dengan sertifikasi Dolby Digital Plus di bagian belakangnya. Model ini, tidak memakai bahan kevlar yang menjadi ciri utama desain DROID RAZR.

Berikutnya adalah MT917, yang dibuat khusus untuk jaringan TD-SCDMA yang hanya ada di Cina dan smartphone ini hanya lebih tebal 1mm dibandingkan dengan Droid Razr. Di tipe ini akan mendapatkan layar LCD 4.5-inch 1280 x 720 pixels, bersama dengan kamera 13 megaqpixel. Nah, MT 917 kembali menggunakan Kevlar sebagai bahan pembentuk utama.

Tertarik? Sayang keduanya hanya khusus untuk pasar Cina. Belum diketahui kapan produk tersebut akan berdedar di Indonesia.(egc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2