Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Barack Obama
Obama Kembalikan Uang Sumbangan Kampanye
Wednesday 08 Feb 2012 01:10:04
 

Selama Pilpres 2008 lalu, Barack Obama meraup sumbangan sebesar 750 juta dolar AS (Foto: Thepoliticaltoday.com)
 
WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama segera mengembalikan dana kampanye sebesar 200.000 dolar AS (atau sekitar Rp 1,7 miliar) yang disumbangkan keluarga pengusaha kasino asal Meksiko.

"Lebih dari 1,3 juta warga AS memberi sumbangan bagi kampanye (Obama) dan kami secara berkala melakukan penelusuran asal-usul sumbangan tersebut," kata juru bicara tim kampanye Obama, Ben LaBolt

Dia juga menambahkan bahwa sebagian besar penyumbang mengeluarkan uang kurang dari 250 dolar AS, sementara rata-rata nilai sumbangan adalah 56 dolar AS per orang.

Sebelumnya koran The New York Times, Selasa (7/2), memberitakan Carlos dan Alberto Rojas Cardona, yang menetap di Chicago, menggalang dana kampanye untuk Obama.
Saudara mereka, Juan Jose Rojas Cardona, yang juga dikenal dengan sebutan Pepe, menghilang saat menjalani proses hukum kasus penipuan dan narkoba di Amerika Serikat pada 1994.

Laporan The New York Times juga menyebutkan bahwa Pepe Cardona sekarang mengajukan pengampunan. Kawat diplomatik Departemen Luar Negeri AS dari 2009 yang dibocorkan dengan menyebutkan Pepe Cordona, yang menetap di daerah Monterrey, Meksiko, diduga berada di balik pembunuhan seorang pengusaha yang menjadi pesaingnya.

Setelah sang pesaing meninggal dunia, Pepe Cardona menjadi pengusaha kasino terbesar di kawasan dan disebut-sebut memanfaatkan jaringan kasino untuk memutihkan uang yang didapat dari usaha ilegal.

Tahun lalu, menurut The New York Times, Carlos dan Alberto Rojas Cardona meminta mantan ketua Partai Demokrat Iowa untuk menjajaki kemungkinan pemberian pengampunan untuk Pepe Cardona. Namun, sejauh ini pihak-pihak terkait di AS tidak berencana untuk mengeluarkan pengampunan untuk Pepe Cardona.(bbc/sya)



 
   Berita Terkait > Barack Obama
 
  Wisata Napak Tilas Obama Hingga Pidato Kunci di Dispora Indonesia
  Pidato Farewell, Obama: Demokrasi Membutuhkan Anda
  Obama Menyarankan Donald Trump, Kepresidenan AS Bukan Bisnis Keluarga
  DPR AS Tuntut Presiden Barack Obama
  Badan Intelijen AS Sadap 200 Juta SMS Setiap Hari
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2