Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Olimpiade
Obor Olimpiade Dibawa Jalan di Ruang Angkasa
Sunday 10 Nov 2013 10:00:12
 

Inilah untuk pertama kalinya obor Olimpiade dibawa berjalan di ruang angkasa.(Foto: Ist)
 
RUSIA, Berita HUKUM - Dua kosmonot Rusia membawa obor Olimpiade musim dingin berjalan untuk pertama kalinya di ruang angkasa menjelang pesta olahraga di Sochi tahun depan, Olimpiade musim dingin Sochi 2014 di Rusia.

Oleg Kotov dan Sergei Ryazanksy membawa obor yang tidak dinyalakan itu melalui pintu stasiun ruang angkasa internasional sekitar pukul 21.34 WIB.

Dua kosmonot ini mengatakan obor itu akan berada di luar angkasa selama enam jam.
Tiga astronot membawa obor itu dengan roket Rusia Soyuz hari, Kamis (07/11).

Roket itu diluncurkan dari Baikonur di Kazahstan dengan tiga astronot, Mikhail Tyurin dari Rusia, Rick Mastracchio dari Amerika dan Koichi Wakata dari Jepang.

'Terlihat spektakuler'

Tiga astronot itu menyerahkan simbol Olimpiade tersebut kepada Kotov dan Ryazansky, yang telah berada di stasiun ruang angkasa.

Program peluncuran obor Olimpiade ini merupakan bagian dari upaya Rusia untuk menunjukkan diri sebagai negara yang kuat dan modern.

"Tujuan kami berada di sini supaya terlihat spektakuler," kata Kotov minggu ini.

"Kami ingin menunjukkan obor Olimpiade kami di ruang angkasa... Jutaan orang akan melihat melalui TV dan akan melihat stasiun serta bagaimana kami bekerja," tambahnya.

Dua kosmonot Rusia itu akan mengambil foto dan video masing-masing dengan memegang obor sebelum melakukan perawatan di stasiun yang mengorbit di ruang angkasa itu.

Obor Olimpiade pernah diluncurkan ke ruang angkasa dua kali sebelumnya, tahun 1996 dan 2000, namun belum pernah dibawa keluar dari stasiun.

Obor Olimpiade Sochi akan dibawa kembali ke Bumi dan digunakan untuk menyalakan obor besar di Sochi Februari tahun depan.

Peluncuran dengan roket dengan logo Sochi 2014 memakan biaya sekitar US$50 miliar.
Semua ini merupakan bagian dari persiapan Olimpiade pertama Rusia sejak era Soviet.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2