ACEH, Berita HUKUM - Tragis, dua orang warga Desa Arongan AB, Lhoksukon, Aceh Utara, pada Rabu (26/6) sekitar pukul 10:00 WIB tewas meregang nyawa dan tiga orang kritis akibat ditebas batang lehernya oleh pria yang diduga mengidap penyakit gangguan jiwa.
Kedua korban bernama Juarah (30) dengan luka tebas dan nyaris putus di bagian batang lehernya, berikut Maizar (22) luka bacok di bagian kepala. Sementara korban yang kritis adalah Maimunah (50) di bagian leher, Zalbari (23) pada bagian kepala dan Nurjannah (60) juga terkena tebasan parang di bagian kepala.
Orang gila atas nama Nyakdi (28) warga Gampong Arongan AB, Lhoksukon, Aceh Utara mengamuk tadi pagi sekira pukul 10:00 WIB, Rabu (26/6). Akibatnya, tiga orang warga yang merupakan keluarganya sendiri kritis dan dua orang tewas di tempat karena ditebas dengan menggunakan parang oleh si orgil tersebut.
Informasi yang diterima pewarta BeritaHUKUM.com, pelaku pembacokan itu bernama Nyakdi (28) yang juga warga setempat. Sementara kelima korban itu disebutkan adalah keluarganya sendiri yaitu ibu kandung, kakak, paman, serta keponakan.
Diseritakan warga, sebelumnya pria yang diduga gila itu berlarian di jalanan sambil membawa sebilah parang, dan langsung menebas setiap orang yang berpapasan dengannya. Usai menebas para korban, pelaku langsung dibekuk oleh ratusan warga setempat.
"Pelaku sempat melawan sambil mengayunkan parang, namun berhasil kita lumpuhkan dengan cara dipukul pakai kayu," ungkap M Ali, salah seorang korban yang selamat.
Tambahnya, pelaku juga merupakan keluarga sendiri yang memang sudah lama gila, dan sebelumnya pelaku berada di RS Jiwa Banda Aceh. Namun warga pun sempat terkejut tiba-tiba pagi tadi diketahui sudah berada di rumah.
Akibat insiden ini, para korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Lhokseumawe, sementara pelaku sudah diamankan oleh aparat kepolisian Aceh Utara.(bhc/sul)
|