Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Setgab Koalisi
PKS: Setgab Fokus Saja pada Rakyat
Thursday 05 Apr 2012 17:19:58
 

Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Mahfudz Siddiq (Foto: mahfudzsiddiq.com)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Isu dikeluarkannya Partai Keadilan Sejahtera dari Seketariat Gabungan (Setgab) semakin memanas. Bahkan partai berlambang bulan sabit ini menyatakan prihatin akan sikap Setgab yang masih meributkan masalah Koalisi daripada memikirkan rakyat.
“PKS prihatin Setgab ribut masalah Koalisi daripada pikirkan rakyat,” seperti yang dilansir twitter resmi PKS (@PKSejahtera), Kamis (5/4).

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Mahfudz Siddiq yang menyatakan sebaiknya Setgab untuk tidak memperbesar isu ini. Pasalnya hal itu tidak berdampak pada kehidupan masyarakat. "Isu Setgab mengeluarkan PKS dari koalisi adalah isu elite dan tidak penting buat rakyat. Isu besar yang harus dijawab pemerintah sekarang adalah mengatasi ketidakpastian yang menghantui rakyat kecil, yaitu apakah harga BBM (bahan bakar minyak) akan naik, kapan, dan berapa naiknya," tegasnya. saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Kamis (5/4).

Partainya akan siap menerima konsekuensi apa pun. Maka lebih baik sebaiknya pemerintah fokus untuk memikirkan solusi bagi masyarakat yang telanjur menerima kenyataan harga bahan pokok naik sebelum harga BBM naik, termasuk bersikap tegas dengan kebijakan soal harga BBM. "Jadi, Setgab jangan sibukkan masyarakat dengan isu koalisi ini. Segera pemerintah berikan solusi, turunkan harga-harga sekarang," imbuh salah satu wakil ketua DPR RI ini.

Dan pihaknya akan menunggu keputusan Ketua Setgab, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "PKS mendengar ada rapat Setgab, dan katanya ada keputusan ya kita tinggal tunggu. Kita juga ingin tahu sebenarnya," jelas Mahfudz.

Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat, Sutan Bhatoegan tanpa adanya PKS di Koalisi, dirinya yakin setgab tetap kuat dan solid. “"Pengganti PKS mungkin enggak ada. Cukup lima partai ini. Kalau koalisi bersama PKS solid dan kuat, tapi koalisi tanpa PKS juga insya Allah solid," katanya.

Meski demikan, Sutan bependapat ada kemungkinan kesempatan terbuka bagi PKS jika ingin tetap berada di Setgab. Namun, PKS harus mendapatkan sanksi yang tegas dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Salah satunya, PKS harus rela kehilangan kursi jabatan menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II. "Sanksi harus jalan. Kalau dulu mereka berbuat seperti ini juga hilang kursi menteri di kabinet. Kalau bergabung lagi, mereka sudah siap kehilangan kursi menterinya. Kalau siap ya silakan bergabung lagi," tegasnya.

Seperti yang diketahui, saat ini PKS mendapat jatah tiga kursi menteri, di antaranya Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Menteri Pertanian Suswono, serta Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.

Ketiganya masih dipastikan duduk di jabatan tersebut jika Presiden belum memberikan sanksi kepada PKS yang melanggar kontrak koalisi di Setgab karena menolak kenaikan harga BBM. (dbs/spr/bie)



 
   Berita Terkait > Setgab Koalisi
 
  PKS: Setgab Fokus Saja pada Rakyat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2