ACEH, Berita HUKUM - Partai Nasional Aceh (PNA) mendesak pihak kepolisian segera mengungkap pelaku dan dalang pemukulan hingga tewasnya M Juani, pada Kamis (5/2) dinihari.
"Kepolisian jangan hanya menangkap pelakunya saja, tapi juga diungkap siapa dalangnya," demikian ditegaskan Ketum DPP PNA Irwansyah atau yang sering disebut Muksalmina, saat melayat ke rumah duka, M Juani, di Gampong Cemeucat, Buloh Blang Ara, Kuta Makmur, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jum'at (7/2).
Tampak hadir pengurus partai berwarna orange dalam acara takziah dan yasinan di rumah duka diantaranya; Ketum DPP PNA Irwansyah, Syeh Muharram (Sekjen PNA), Samsul bahri (Ketua DPW PNA Bireuen), M Zani A Wahid Alias Lambak (Ketua DPW PNA Pidie), dan Misbahul Munir alias Rahul (Ketua DPW PNA Aceh Utara), serta seluruh pengurus dan kader PNA lainnya.
Irwansyah dan keluarga besar PNA menyampaikan duka yang teramat dalam terhadap musibah ini, dan mudah-mudahan diberi ketabahan bagi keluarga yang telah ditinggalkannya. "Saat ini kita tengah berduka, dan diharapkan jangan sampai lagi yang berikutnya," ucapnya.
Untuk para Caleg dan seluruh kadernya, imbuh Irwansyah, kedepannya untuk mengedepankan cara-cara yang simpatik dalam setiap menghadapi permasalahan apapun. Sebab, partai ini didirikan bukan untuk menimbulkan konflik dan arogansi kepada masyarakat.
Kendati situasi politik di Aceh saat ini adalah politik reka-reka dan adu domba, namun diharapkan PNA mampu menjadi penyelamat bagi masyarakat Aceh. Maka, dengan musibah ini masyarakat sudah bisa melihat mana yang salah dan mana yang benar.
"Jangan gara-gara politik, masyarakat dan agama pun ikut hancur," demikian pungkasnya.(bhc/sul) |