Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
PNA
PNA Desak Kepolisian Ungkap Pelaku Pembunuhan Kadernya
Saturday 08 Feb 2014 00:01:51
 

Ketua MP PNA Irwandi (tengah), Ketua DPW PNA Aceh Utara, Misbahul Munir/Rahul (kiri pakai peci) dan Ketum PNA Muksalmina (kanan, kemeja hitam).(Foto: BH/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Partai Nasional Aceh (PNA) mendesak pihak kepolisian segera mengungkap pelaku dan dalang pemukulan hingga tewasnya M Juani, pada Kamis (5/2) dinihari.

"Kepolisian jangan hanya menangkap pelakunya saja, tapi juga diungkap siapa dalangnya," demikian ditegaskan Ketum DPP PNA Irwansyah atau yang sering disebut Muksalmina, saat melayat ke rumah duka, M Juani, di Gampong Cemeucat, Buloh Blang Ara, Kuta Makmur, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jum'at (7/2).

Tampak hadir pengurus partai berwarna orange dalam acara takziah dan yasinan di rumah duka diantaranya; Ketum DPP PNA Irwansyah, Syeh Muharram (Sekjen PNA), Samsul bahri (Ketua DPW PNA Bireuen), M Zani A Wahid Alias Lambak (Ketua DPW PNA Pidie), dan Misbahul Munir alias Rahul (Ketua DPW PNA Aceh Utara), serta seluruh pengurus dan kader PNA lainnya.

Irwansyah dan keluarga besar PNA menyampaikan duka yang teramat dalam terhadap musibah ini, dan mudah-mudahan diberi ketabahan bagi keluarga yang telah ditinggalkannya. "Saat ini kita tengah berduka, dan diharapkan jangan sampai lagi yang berikutnya," ucapnya.

Untuk para Caleg dan seluruh kadernya, imbuh Irwansyah, kedepannya untuk mengedepankan cara-cara yang simpatik dalam setiap menghadapi permasalahan apapun. Sebab, partai ini didirikan bukan untuk menimbulkan konflik dan arogansi kepada masyarakat.

Kendati situasi politik di Aceh saat ini adalah politik reka-reka dan adu domba, namun diharapkan PNA mampu menjadi penyelamat bagi masyarakat Aceh. Maka, dengan musibah ini masyarakat sudah bisa melihat mana yang salah dan mana yang benar.

"Jangan gara-gara politik, masyarakat dan agama pun ikut hancur," demikian pungkasnya.(bhc/sul)



 
   Berita Terkait > PNA
 
  Sofyan Dawood: Kalau PNA Kalah, Rakyat Juga Kalah
  3 Warga Aceh Tewas Dibrondong OTK dalam Mobil Caleg PNA
  Teror Pemilu Merajalela: Caleg PNA Dipukuli, Briptu Samiran Kabur
  Posko NasDem dan PNA Dibakar OTK
  Mantan Elit GAM Australia Kecam Penembakan Caleg PNA
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2