Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
PPP
PPP dan 21 Dubes Uni Eropa Bahas Isu Seputar Politik Identitas dan TKA
2018-09-25 18:42:43
 

Pertemuan 21 Dubes Uni Eropa dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).(Foto: BH / amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan 21 duta besar Uni Eropa melakukan pertemuan, yang membicarakan dinamika seputar isu politik dan isu Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia, bertempat di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng lagi, Jakarta, Selasa (25/9).

"Hari ini PPP menerima 21 Dubes Uni Eropa dari berbagai negara seperti Prancis, Jerman dan Italia. Mereka menanyakan tentang stabilitas politik menuju pemilu 2019 terutama seruan politik identitas oleh salah satu pihak," kata Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy.

Ketum PPP yang akrab disapa Romi ini menyampaikan bahwa politik identitas pada Pemilu 2019 cenderung menurun.

"Tadi saya sampaikan, politik identitas tidak akan semarak pada tahun 2014. Saya tidak bisa memastikan bahwa itu akan hilang tapi berkurang," ujar

Lebih lanjut, Romi? mengungkapkan, isu politik identitas bakal berkurang karena pendamping Joko Widodo (Jokowi) adalah Ma'ruf Amin yang diketahui Ketua Umum MUI nonaktif dan juga mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Jadi Ma'ruf Amin adalah ulama yang sangat dihormati di Indonesia maka penggunaan politik identitas menjadi mentah kepada Jokowi. Dan pasangan Pak Prabowo, Sandiaga Uno juga bukan berasal dari grup atau organisasi islam manapun, sehingga isu ekonomi akan lebih menonjol," ujarnya.

Romi menyampaikan optimisme para dubes dan bisa menerima penjelasan terkait pelaksanaan pemilu 2019 yang akan berjalan damai.

"Mereka berharap pemilu 2019 jangan gunakan politik identitas dan kami menyambut baik," pungkasnya.(bh/amp)




 
   Berita Terkait > PPP
 
  Sandiaga Uno Resmi Kader Partai Persatuan Pembangunan
  Suharso Monoarfa Deklarasikan Diri Maju sebagai Ketum PPP
  Putra Mbah Moen dan Ketum PPP Humphrey Djemat Temui Suryadharma Ali
  PPP dan 21 Dubes Uni Eropa Bahas Isu Seputar Politik Identitas dan TKA
  Ketum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz Resmi Meletakkan Jabatannya
 
ads1

  Berita Utama
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum

Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi

Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas

Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri

Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!

Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum

Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati

Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2