Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Afghanistan
Pangkalan Militer Terbesar AS di Afghanistan Diserang Bom
Tuesday 14 May 2013 14:00:23
 

Tentara Amerika Serikat di Afghanistan.(Foto: Ist)
 
AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Seorang pembom bersenjata berat telah menyerang gerbang utama pangkalan militer AS terbesar di provinsi Helmand selatan Afghanistan yang dilanda kekerasan, pejabat setempat mengatakan.

Juru bicara gubernur provinsi, Omar Zwak, mengatakan pembom menabrakkan mobil yang penuh dengan bahan peledak ke sebuah kamp di mana AS memimpin tentara asing yang ditempatkan di distrik Musa Qala.

Pejabat setempat mengatakan serangan itu hanya mengakibatkan kematian pembom itu sendiri.

Namun, juru bicara Taliban, Qari Yousef Ahmadi, mengklaim bahwa serangan bom dan pertempuran berikutnya telah menewaskan sedikitnya 15 tentara AS dan melukai beberapa orang lainnya, seperti yang dikutip dari wartanews.com, pada Selasa (14/5).

Dalam insiden terpisah, sebuah bom pinggir jalan menewaskan 13 warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak di sebuah distrik provinsi Kandahar.

Sumber keamanan Afghanistan mengatakan korban bepergian untuk menghadiri pemakaman dua orang yang tewas akibat ledakan serupa beberapa hari lalu.

Setidaknya sepuluh orang lainnya juga terluka dalam ledakan itu. Sejumlah korban cedera berada dalam kondisi kritis.

Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 sebagai bagian dari yang disebut perang Washington melawan teror.

Serangan menjatuhkan Taliban dari kekuasaan, namun ketidakamanan tetap terjadi di seluruh negeri meskipun kehadiran ribuan tentara AS.(nok/wtn/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Afghanistan
 
  Afghanistan: Eks Presiden Ghani Minta Maaf Kabur ke Luar Negeri Demi 'Selamatkan Kabul dan 6 Juta Penduduknya'
  Afghanistan: Qatar dan Turki Memberi Jalan Bagi Taliban untuk Unjuk Gigi di Panggung Dunia
  Kesepakatan Taliban dan Trump yang Menjadi Kunci Kelompok Ini Menguasai Kembali Afghanistan
  Afghanistan: Perang Selama 2 Dekade, Berikut Fakta-faktanya dalam 10 Pertanyaan
  Biden Janji Bantu Afghanistan secara Berkelanjutan di Tengah Penarikan Pasukan AS
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2