JAKARTA, Berita HUKUM - Silaturahmi antara Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) I Tentara Nasional Indonesia Marsekal Muda TNI A. Dwi Putranto, dengan awak media massa pada, Senin (1/6) berlangsung meriah. Acara yang dikemas dalam “Silahturahmi Pangkoopsau I dengan Media Crew” ini dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media massa dan para pejabat di lingkungan Makoopsau I.
Silahturahmi Pangkoopsau I dengan Media Crew selain dalam rangka silaturahmi, juga dimaksudkan untuk menambah keakraban antar Media massa dan TNI Angkatan Udara khususnya Koopsau I.
Di awali dengan kata sambutan dari perwakilan media lalu ucapan selamat datang dari Pangkoopsau I, acara dilanjutkan dengan bernyanyi bersama dan ramah tamah. Walaupun di luar gedung diguyur hujan, namun suasana keabraban diantara media dan jajaran Makoopsau I semakin terasa hangat.
Dalam sambutan yang disampaikan Pangkoopsau I menyatakan bahwa, silahturahmi Pangkoopsau I dengan Media Crew merupakan salah satu sarana untuk mengeratkan silaturahmi, di samping untuk memperluas penyebaran informasi TNI Angkatan Udara, utamanya Koopsau I kepada masyarakat.
Pangkoopsau I menambahkan, media massa dengan segala keunggulan dan kekurangannya menjadi alternatif yang dapat digunakan dalam mempublikasikan berbagai kegiatan, khususnya kegiatan-kegiatan TNI Angkatan Udara, dalam upaya peningkatan citra di mata masyarakat luas.
“Hubungan kerja antara Koopsau I dengan para wartawan yang merupakan mitra kerja, hendaknya senantiasa dapat terjalin dengan baik,“ harap Pangkoopsau I Marsda TNI A. Dwi Putranto.
Disaat yang sama Pangkoopsau I mengatakan, " TNI Angkatan Udara bakal melakukan operasi udara di Pulau Natuna. Operasi itu untuk menjaga wilayah barat yang merupakan dibawah Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) I".ujar Jendral Bintang dua ini saat dorstop kepada awak media.
Hal itu diungkapkan Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I Marsda TNI A. Dwi Putranto saat ditanya semakin panasnya situasi di Laut Cina Selatan.
"Sementara ini merupakan kewenangan wilayah kami. Kita bakal gelar kekuatan tempur di Natuna maupun Aceh, karena untuk menjaga wilayah serangan dari utara," kata Marsda TNI A. Dwi Putranto usai silaturahmi dengan para awak di Makoopsau I, Jakarta, Senin (1/6).
Namun, saat disinggung serangan udara dari wilayah udara yakni Laut Cina Selatan. Pangkoopsau TNI A. Dwi Putranto mengatakan laut China Selatan bisa menjadi ancaman udara dari wilayah utara.
"Namun untuk menentukan itu ada ancaman atau tidak ada, eskalasinya dari Mabes TNI yang akan memberikan informasi. Kalau landai kita laksanakan operasi udara, kalau perkembangan eskalasi meningkat panglima akan mengambil sikap dengan membentuk operasi gabungan angkatan laut, angkatan udara dan angkatan darat," tutupnya.(bh/yun)
|