Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Panglima TNI Bekali Pasis Sesko Angkatan
Sunday 26 Oct 2014 14:52:01
 

Para Perwira Siswa (Pasis) Seskoad Pendidikan Reguler (Dikreg) ke 52 dan Pasis Seskoau Dikreg ke 51 di gedung Satrio Seskoad Jl. Gatot Subroto 96 Bandung, Sabtu (25/10).(Foto: Istimewa)
 
BANDUNG, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Danseskoad Mayjen TNI Agung Widiyanto dan Danseskoau Marsda TNI Potler Gultom memberikan ceramah pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Seskoad Pendidikan Reguler (Dikreg) ke 52 dan Pasis Seskoau Dikreg ke 51 di gedung Satrio Seskoad Jl. Gatot Subroto 96 Bandung, (25/10).

Pembekalan yang diikuti Pasis 407 orang terdiri dari 299 Pasis Seskoad dan 108 Pasis Seskoau dengan rincian jumlah 299 Pasis Seskoad terdiri dari 287 Pamen TNI AD, Pasis tamu 2 orang Pamen TNI AL dan 2 orang Pamen TNI AU serta 8 orang dari mancanegara (Australia 2 orang, dan seorang masing masing dari negara Amerika, Malaysia, Pakistan, Philipina, Thailand dan Singapura). Sedangkan rincian jumlah 108 Pasis Seskoau terdiri dari 96 Pamen TNI AU dan Pasis tamu 2 orang Pamen TNI AL dan 2 orang Pamen TNI AD serta 8 orang Pasis dari mancanegara (Australia 2 orang, dan seorang masing masing dari negara Amerika, Australia, China, Malaysia, Pakistan, Philipina, Thailand dan Singapura).

Hadir pada acara pembekalan tersebut Dansesko TNI Letjen TNI Sonny Widjaja, Aspers Panglima TNI Laksda TNI Sugeng Darmawan, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Karibiyama, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Sugiharta, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, Wadanseskoau Marsma TNI Warsono dan staf pengajar/dosen kedua Sesko Angkatan.

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko mengatakan bahwa, yang mengajak melihat Indonesia saat ini mempunyai sumber daya alam yang berlimpah dan besarnya penduduk sebagai potensi pasar, akan menjadi faktor dominan bagi negara-negara lain di dunia untuk menguasai Indonesia. melihat tantangan masa depan seperti apa, bagaimana tantangan 20 tahun kedepan. Setelah melihat tantangan itu kita harus bagaimana, leadership Pasis harus ditata seperti apa, peran yang harus Pasis pedomani, kepemimpinan yang Pasis pedomani seperti apa, dari Pasis bisa melakukan adjustment pada tantangan yang akan dihadapi.

Lebih lanjut Jenderal TNI Dr. Moeldoko mengatakan 20 tahun kedepan dunia akan mengalami perubahan dan diperkirakan akan terdapat 10 tren masa depan yang akan berubah dengan ekstrim yaitu: Sumber Energi, Inovasi Ekonomi, Peningkatan Sumber Daya Manusia, Harapan hidup manusia 100 tahun, perubahan iklim, masa depan organisasi, ancaman keamanan, ilmu pengetahuan dan teknologi yang aneh-aneh, masa depan individu dan kebangkitan China.

“Budaya organisasi merupakan seperangkat asumsi-asumsi, keyakinan-keyakinan, nilai-nilai & persepsi yang dimiliki para anggota kelompok organisasi yg membentuk & mempengaruhi sikap & perilaku kelompok yg bersangkutan dan budaya organisasi dapat disimpulkan sebagai ‘ruh’- nya organisasi, karena di sana bersemayam filosofi, visi, & misi organisasi yang akan menjadi kekuatan penting untuk berkompetisi”, ungkap Moeldoko.

Dalam pembekalan Panglima TNI menyampaikan tentang definisi kepemimpinan yang perlu dipahami oleh Pasis Sesko dengan baik, intinya agar para Pasis menjadi seorang pemimpin yang dapat mempengaruhi anak buah serta dengan semangat yang kuat sukarela mengikuti kemauan untuk mencapai tujuan. Adapun definisi kepemimpinan yaitu suatu seni/ilmu untuk mempengaruhi tingkah laku orang lain agar secara sadar tanpa paksaan mau mengikuti apa yang diinginkan oleh pemimpin tersebut dalam rangka mencapai tujuan bersama. Peran kepemimpinan dalam organisasi yaitu Interpersonal Role (pemimpin sebagai tokoh), Informational Role (pemimpin sebagai pembicara/pemberi informasi) dan Decisional Role (pemimpin sebagai penentu, pemecah masalah, & pengambil keputusan).

Tips mengambil keputusan cepat diantaranya berani, biasakan dekat dengan masalah, dapat membedakan (who has a big problem) dengan (who makes a problem become big). Jangan membuat masalah kecil menjadi besar, segera selesaikan masalah sebelum masalah anda menjadi besar. indentifikasikan masalah dengan cepat, terlibat dalam proses, berfikir positif dan biasakan membuat rencana tindakan (Action Plan).(tni/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2